Pendidikan & Kesehatan

Buruh Pabrik Rokok di Bojonegoro Belum Rapid Test

Dinas Kesehatan saat melakukan rapid test bagi anggota DPRD Bojonegoro

Bojonegoro (beritajatim.com) – Buruh pabrik rokok yang ada di Kabupaten Bojonegoro sejauh ini masih bekerja seperti biasa. Mereka juga tidak menjalani rapid test untuk mengetahui jika ada yang terinfeksi virus Corona atau Covid-19.

Seperti misalnya pabrik rokok Mitra Produksi Sigaret (MPS) Koperasi Kareb Bojonegoro yang ada di Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas. Ratusan buruh yang didominasi perempuan setiap hari masih bekerja seperti biasa.

“Untuk MPS ini masih keberatan melakukan rapid test, karena masih fokus untuk pemberian THR,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro Ani Pujiningrum, Rabu (6/5/2020).

Pihaknya mengaku sudah melakukan koordinasi dengan seluruh pabrik rokok yang ada di Bojonegoro. Hasilnya, pabrik-pabrik itu sudah menerapkan sesuai protokol Covid-19. Seperti jaga jarak, pembagian masuk kerja, memakai masker, maupun selalu melakukan cuci tangan.

Sesuai data yang diperoleh, jumlah buruh pabrik rokok di Bojonegoro ada sekitar 300 karyawan. “Kalau rapid test dilakukan oleh Dinas Kesehatan kita belum mampu karena alatnya masih terbatas. Kami mengusulkan agar perusahaan sendiri yang melakukan rapid test,” jelasnya.

Dinas Kesehatan, lanjut Ani, sudah melakukan rapid tes ke beberapa instansi, seperti di antaranya kepada ASN di lingkungan Pemkab Bojonegoro, Anggota DPRD, maupun ke sejumlah shelter isolasi bagi pendatang. [lus/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar