Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Bupati YES Terjun ke Pasar, Sosialisasikan PPKM Darurat Secara Humanis

Bupati YES melakukan sosialisasi pelaksanaan PPKM Darurat dan memantau Warung Kopi di sekitar Lamongan, Sabtu (3/7/2021)

Lamongan (beritajatim.com) – Sebagai wujud tindak lanjut dari Instruksi Mendagri Nomor 15 Tahun 2021 Tentang PPKM Darurat Wilayah Jawa dan Bali, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (YES) turut serta mengeluarkan Instruksi Bupati Nomor 4 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat di Wilayah Kabupaten Lamongan.

Menurut Bupati YES, bahwa PPKM Darurat tersebut tidak dimaksudkan untuk membatasi masyarakat, namun secara substansial lebih pada untuk menyelamatkan masyarakat. Hal tersebut seperti yang disampaikannya saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Aman Nusa II di Halaman Polres Lamongan bersama dengan Dandim 0812 Letkol Infantri Sidik Wiyono dan Kapolres AKBP Miko Indrayana, Sabtu (3/7/2021).

 

Bupati YES melakukan sosialisasi pelaksanaan PPKM Darurat dan memantau Rumah Makan di sekitar Lamongan.

“PPKM Darurat ini lebih untuk melakukan penyelamatan masyarakat agar penularan Covid 19 tidak semakin luas, bahkan semakin menurun serta mengatasi dampaknya sesegera mungkin dengan baik,” ungkap Bupati YES dalam sambutannya.

Bupati YES melakukan sosialisasi pelaksanaan PPKM Darurat dan memantau Plaza Lamongan.

Seusai melakukan Apel Gelar Pasukan, Bupati YES bersama Dandim 0812 Letkol Infantri Sidik Wiyono dan Kapolres AKBP Miko Indrayana segera melakukan sosialisasi ke tempat- tempat essensial serta beberapa pasar tradisional, di antaranya Plaza, Warung Kopi, Restoran, Pasar Sidoharjo, Pasar Burung, dan Pasar Buah Lamongan.

Dalam kesempatan tersebut, secara umum Bupati YES ingin memantau langsung dan memastikan bahwa pedagang dan pengunjung pasar sudah taat protokol kesehatan (prokes) dengan memakai masker, menjaga jarak dan tidak ada kerumunan massa. Oleh karena itu, pihaknya berharap ketaatan tersebut dapat terus dilakukan.

“Kami keliling-keliling pasar untuk mensosialisasikan PPKM Darurat kepada masyarakat, pedagang-pedagang di pasar serta warung atau tempat makan agar hanya melayani take-away. Sebelumnya, Masjid Agung Lamongan juga telah mengumumkan, selama PPKM Darurat menghentikan sementara kegiatan keagamaannya. Begitu pula Alun-Alun Lamongan juga ditutup sementara,” jelas Bupati YES kepada wartawan.

Lebih lanjut, Bupati YES juga menambahkan, bahwa sosialisasi yang persuasif perlu dilakukan secara humanis kepada masyarakat untuk menyamakan persepsi dan mewujudkan kesadaran bersama akan pentingnya menekan penyebaran Covid-19. “Sehingga, Tujuan PPKM Darurat ini akan tercapai dengan dukungan masyarakat Lamongan,” sambungnya. [riq/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar