Pendidikan & Kesehatan

Bupati Sambari: Sekolah Tatap Muka Harus Keputusan Bersama

Foto ilustrasi

Gresik (beritajatim.com) – Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menegaskan sekolah tatap muka di tengah belum berakhirnya pandemi Covid-19 harus berdasarkan keputusan bersama dan bukan keputusan sendiri-sendiri.

Menurut Sambari, terkait dengan ini, dirinya sudah mengajak dua asistennya serta Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten dan Provinsi Jawa Timur di Gresik untuk bermusyawarah bersama membuat rancangan lalu ditawarkan ke komite sekolah.

“Kalau untuk siswa SMP dan SMA masih memungkinkan. Namun, siswa SD belum mungkin karena jumlah siswanya sangat banyak,” ujarnya, Rabu (9/09/2020).

Sambari menjelaskan meski ada gagasan tersebut tapi pengambil keputusannya tidak bisa sendiri. Keputusan tetap berdasarkan dari komite sekolah serta orang tua siswa.

“Semua keputusan itu kalau memang menginginkan belajar tatap muka tidak lepas dari azas musyawarah,” paparnya.

Hingga saat ini, trend penyebaran virus mematikan itu terus mengalami peningkatan. Berdasarkan Satgas Covid-19 masih ada 2.884 yang terkonfirmasi positif. Sedangkan yang dinyatakan sembuh mencapa 2.328 orang.

Kendati ada kenaikan, Bupati Sambari optimis trend pasien yang sembuh juga meningkat. Hal ini ditandai jumlah pasien yang sembuh juga mengalami peningkatan.

“Saya optimis Gresik yang semula zona oranye akan masuk ke zona hijau terpantau,” tandasnya. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar