Pendidikan & Kesehatan

Bupati Sambari dan ASN Gresik Jalani Rapid Test

Gresik (beritajatim.com) – Bupati Sambari Halim Radianto dan jajaran aparatur sipil negara (ASN) menjalani rapid test usai mengakhiri rapat one week. Rapid test tersebut diikuti semua pejabat ASN mulai dari eselon tingkat II, III, dan seluruh camat.

“Setelah rapat one week ayoo semua menuju ruangan untuk mengikuti rapid tes tidak terkecuali,” ujar Sambari, Rabu (24/06/2020).

Diakui Sambari, jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 515 orang. Dari jumlah itu, ada beberapa ASN dilaporkan terpapar dan ada satu orang meninggal dunia akibat terkena virus ini.

“Dari kenyataan itu, saya minta kepada semua kepala OPD meningkatkan standar operasional peningkatan protokol kesehatan dimasing-masing OPD,” ungkapnya.

Selain meningkatkan kewaspadaan di lingkup OPD. Setiap orang yang hendak masuk Kantor Pemkab Gresik juga diperiksa kesehatannya. Baik itu, suhunya badannya di thermo gun, dan wajib mencuci tangan serta menjaga jarak saat keluar atau masuk.

“Jaga jarak antar staf dan upayakan jangan berkerumun tetap melakukan psysical distancing,” papar Sambari.

Sementara itu, Kepala Dinas Satpol PP Gresik, Abu Hasan menyatakan mengenai pemberlakuan Perbup nomor 22 tahun 2020 tentang Pedoman Masa Transisi Menuju Tatanan Normal Baru pada kondisi pandemi Covid19. Masih banyak masyarakat yang belum sadar memakai masker.

“Selama pemberlakuan perbup tersebut kami sudah mengamankan sebanyak 241 pelanggar masyarakat yang tidak memakai masker. Selama ini hukuman yang kami kenakan yaitu kerja bakti bersih-bersih lingkungan,” katanya.

Dari beberapa pengakuan pelanggar lanjut Abu Hasan, ada yang menyatakan bahwa para pelanggar tersebut tidak mengetahui apabila ada sanksi bagi yang tidak memakai masker.

“Sosialisasi sudah kami lakukan jadi razia terkait dengan pemberlakuan Perbup nomor 22 tahun 2020 terus digelar sampai masyarakar sadar, dan paham bahaya pandemi Covid-19,” pungkasnya. [dny/but/adv]





Apa Reaksi Anda?

Komentar