Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Bupati Jember Minta NU Ikut Gelar Program Vaksinasi

Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto meminta kepada Pengurus Nahdlatul Ulama Cabang Kabupaten Jember, Jawa Timur, agar membantu percepatan capaian program vaksinasi. Salah satunya dengan menggelar kegiatan vaksinasi di kantor organisasi tersebut, Sabtu dan Minggu, 21-22 Agustus 2021.

Sebelumnya, vaksinasi digelar di kantor PCNU Jember, Kamis (19/8/2021). “Setelah itu pada 5-6 September, dilaksanakan kegiatan serupa bekerjasama dengan Pak Nur Yasin, anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa,” kata Ketua Satuan Tugas Covid NU Jember Ayub Junaidi, Jumat (20/8/2021).

Jika pada Kamis kemarin, tersedia 300 dosis vaksin, maka untuk Sabtu dan Minggu ini tersedia seribu dosis vaksin. “Bupati menawari PCNU untuk melakukan kegiatan vaksinasi dan menghubungi Satgas NU. Alhamdulillah, begitu ada tawaran seperti itu, kami siap,” kata Ayub.

Antusiasme warga terlihat pada pelaksanaan vaksinasi, Kamis kemarin. Peminatnya membludak, tak berbanding dengan jumlah ketersediaan vaksin. “Kami laporkan kepada bupati, ternyata bupati antusias. Akhirnya menawarkan kepada kami agar kembali digelar,” kata Ayub.

Peserta vaksin ini tak hanya warga Jember. Jumat siang, seorang pria setengah baya yang mengaku memegang kartu tanda penduduk Kabupaten Lumajang ingin mendaftarkan diri. PCNU Jember pun membuka kesempatan tersebut. “Kalau memang pesertanya overload lagi, maka akan kami kerahkan lagi pada 5-6 September,” kata Ayub.

“Kami siap. NU, PKB, Gerakan Pemuda Ansor, LKNU (Lembaga Kesehatan NU), Fatayat, dan lembaga di bawah naungan NU siap menyukseskan program vaksinasi kalau memang dipercaya pemerintah daerah untuk membantu,” kata Ayub.

Terpisah, Bupati Hendy Siswanto mengatakan, saat ini program vaksinasi disebar di seluruh puskesmas di Kabupaten Jember. TNI, kepolisian, dan organisasi kemasyarakatan membantu percepatan program vaksinasi ini. “Karena vaksinasi ini wajib cepat. Kalau cepat akan dibantu pusat. Akhir bulan ini, ada 75 juta vaksin datang untuk seluruh Indonesia, September akan datang lagi 76 juta,” katanya.

Hendy mengakui, warga masih ada yang takut dengan vaksinasi. Para aparatur sipil negara diharapkan bisa membantu sosialisasi kepada warga. Saat ini sebanyak 387 ribu dosis vaksin pertama dan kedua sudah disuntikkan ke warga Jember. Jika dipersentasekan, ini sudah mencapai 19 persen dari total target, dengan rincian 12,5 persen dosis pertama tujuh persen dosis kedua. [wir/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar