Pendidikan & Kesehatan

Soal Virus Corona

Bupati Imbau Masyarakat Mojokerto Tak Panik

Bupati Mojokerto, Pungkasiadi saat menghadiri acara 'Ngareskidul Guyub Rukun Festival' di Desa Ngareskidul, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Bupati Mojokerto Pungkasiadi mengimbau agar masyarakat Kabupaten Mojokerto tak panik virus Corona. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri acara ‘Ngareskidul Guyub Rukun Festival’ di Desa Ngareskidul, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Minggu (8/3/2020).

Bupati pada sambutannya, mendukung festival tersebut sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat, melestarikan budaya serta menjaga kesehatan. Terlebih di tengah kewaspadaan tinggi terhadap penyebaran penyakit akibat Corona Virus atau Covid 19.

“Sesuai dengan namanya, kegiatan ini penting untuk ekonomi masyarakat. Saya lihat ada kegiatan sehat juga seperti senam, donor darah dan pengobatan gratis. Perlu saya sampaikan juga bahwa, Gubernur Jawa Timur hari ini dilaksanakan gerakan ‘Jawa Timur Sehat’ secara serentak. Tadi Kabupaten/Kota Mojokerto sudah kita lakukan di Alun-alun,” ungkapnya.

Kasus Corona sendiri bermula dari informasi Badan Kesehatan Dunia atau WHO pada 31 Desember 2019. Mereka melaporkan jika Virus Corona telah muncul di Kota Wuhan Tiongkok dan memicu kepanikan luar biasa. Korban jiwa terus berjatuhan, hingga menyebabkan Wuhan terpaksa diisolasi.

Virus Corona lalu menjalar dengan cepat ke beberapa negara Asia, bahkan Amerika. Situasi ini tentunya memicu kegaduhan di seluruh negara-negara dunia. Atas keadaan ini, orang nomor satu di Kabupaten Mojokerto ini, mencoba meredam masyarakat dengan imbauan agar tetap tenang dan tidak panik berlebihan.

“Kita harus tetap waspada. Bukan untuk menakuti, namun kita tak boleh panik dan cemas berlebihan. Ikuti semua arahan yang berlaku terkait bahaya Corona Virus. Penting bagi kita semua untuk menjaga kesehatan dan lingkungan. Terapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” katanya. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar