Pendidikan & Kesehatan

Bunda PAUD Kabupaten Mojokerto Dorong Konsumsi Telur Setiap Hari

Bunda PAUD Kabupaten Mojokerto Ikfina Fahmawati dalam acara Gemarampai. [Foto : istimewa]

Mojokerto (Beritajatim.com) – Bunda Pendidikan anak usia dini (PAUD) Kabupaten Mojokerto, Ikfina Fahmawati mendorong konsumsi telur di wilayahnya dengan target ideal 365 butir per tahun. Jika setiap hari, maka sama dengan satu hari satu butir telur bahan pangan yang dihasilkan unggas tersebut.

Bunda PAUD yang juga Bupati Mojokerto tersebut menjelaskan, telur merupakan sumber gizi esensial yang diperlukan untuk tumbuh kembang anak. Telur juga baik untuk dijadikan sumber pangan alternatif menambah imun tubuh. Seruan ini disampaikan dalam acara Gerakan Makan Telur bagi Putra Putri Indonesia (Gemarampai).

Acara yang diinisiasi Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto digelar di Kampus III PGRI Universitas Adibuana Desa Kalikatir, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. “Konsumsi telur ayam di Indonesia masih kurang. Idelanya, kita harus mengonsumsi rata-rata 365 butir setahun atau sama dengan satu hari satu butir telur,” ungkanpya, Selasa (12/10/2021).

Hal tersebut, lanjut Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini, konsumsi telur sangat baik untuk anak-anak maupun dewasa dan disarankan masak tanpa minyak. Namun faktanya, konsumsi telur di Indonesia per orang rata-rata masih 100 butir per tahun sehingga konsumsi telus diharapkan harus tingkatkan.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, Agus Hardjito menjelaskan, manfaat konsumsi telur diperlukan untuk berperan menekan stunting (kekurangan gizi kronis penyebab pertumbuhan lambat). Selain telur, Dinas Pertanian juga memiliki program pengembangan padi jenis Inpari IR Nutri Zinc.

“Padi jenis ini memiliki kandungan zinc tinggi. Senyawa ini dibutuhkan tubuh untuk membantu penanggulangan stunting. Kegiatan Gemarampai sudah rutin dilakukan, tujuannya untuk penguatan SDM melalui edukasi pentingnya membiasakan konsumsi makanan bergizi. Dengan konsumsi produk hasil peternakan khususnya telur, turut membantu menyejahterakan para peternak unggas,” ujarnya.

Kegiatan Gemarampai juga diharapkan mendukung penanggulangan stunting. Karena di tahun 2020, masih banyak kejadian stunting sehingga harus ditekan. Selain telur yang bergizi tinggi, lanjut Agus, Dinas Pertanian juga mengembangkan varietas padi tinggi kandungan zinc untuk menanggulangi stunting. Gemarampai ditutup dengan aksi makan telur ayam bersama dengan dipandu langsung Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati. [tin/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar