Pendidikan & Kesehatan

Buat Resah, Hasan Aminuddin: Copot Ketua Harian PMI Jatim!

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Hasan Aminuddin

Surabaya (beritajatim.com) – Beredar Surat PMI Jatim yang ditandatangani Ketua Harian PMI Jatim H Soebagyo SW nomor 267/02.06.007/Yankes/III/2020 perihal Tindakan Penyebaran Virus Corona. Surat itu ditujukan kepada Ketua PMI kabupaten/kota se-Jatim pada 3 Maret 2020.

Surat yang beredar di kalangan wartawan itu memuat bahwa ada sebanyak 65 orang warga Jatim suspect corona. Surabaya menjadi terbanyak, yakni 34 orang.

Selain itu, Malang 7 orang, Lumajang 4 orang, Kediri 4 orang, Sidoarjo 3 orang, Probolinggo 3 orang, Lamongan 2 orang, Ponorogo 1 orang, Tuban 1 orang, Banyuwangi 1 orang, Gresik 1 orang, Jember 1 orang, Bojonegoro 1 orang, Bondowoso 1 orang dan Pamekasan 1 orang.

“Surat dari PMI Jatim yang bilang 65 warga Jatim suspect corona itu sudah membuat masyarakat Jatim resah, termasuk warga Probolinggo. Saya sebagai tokoh Probolinggo minta Gubernur Jatim tegas mencopot Ketua Harian PMI Jatim itu,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Hasan Aminuddin yang juga mantan Bupati Probolinggo dua periode ini kepada beritajatim.com, Kamis (5/3/2020).

Diberitakan sebelumnya, Wagub Jatim, Emil Elestianto Dardak yang dikonfirmasi beritajatim.com usai menghadiri Seminar Pemilihan Serentak 2020 ‘Jogo Jatim, Aman dan Demokratis’ di Hotel Kampi Surabaya, Kamis (5/3/2020) mengatakan, bahwa data 65 orang yang dirilis PMI Jatim itu bukanlah suspect corona, melainkan orang dalam pemantauan.

“Yang data dari PMI Jatim itu sudah kami bahas bersama Gubernur Jatim Bu Khofifah semalam. Data itu mungkin tujuannya untuk menenangkan masyarakat. Jadi, belum suspect, tapi orang sehat dalam pemantauan (ODP). Masyarakat jangan panik,” jelasnya. (tok/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar