Pendidikan & Kesehatan

BSI Serahkan Bantuan Ventilator untuk Satgas Covid-19 Banyuwangi

Banyuwangi (beritajatim.com) – PT Bumi Suksesindo (BSI) kembali memberikan bantuan dua unit ventilator kepada Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi. Bantuan senilai satu miliar rupiah ini diserahkan oleh tim PT BSI diterima langsung oleh Juru Bicara Satgas Covid 19 Banyuwangi, dr. Widji Lestariono.

“Sebagai perusahaan tambang yang beroperasi di Banyuwangi, sewajarnya PT BSI turut berpartisipasi dalam upaya-upaya penanggulangan pandemi ini. Bagaimanapun, penanggulangan wabah Covid-19 memang menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah, swasta, maupun seluruh unsur masyarakat lainnya. Kesiagaan ini mutlak mengingat ancaman penularan virus baru ini memang tidak main-main. Kami berharap dukungan kami dapat mempercepat penanganan COVID-19 di Banyuwangi,” kata Community Affairs Superintendent, Dharma Munardi Helmi, Rabu (30/12/2020).

Sebelumnya, kata Dharma, PT. Bumi Suksesindo juga telah memberikan bantuan dua ventilator dan satu set peralatan Real Time-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) kepada Satgas Covid 19 Banyuwangi. Harapannya, adanya tambahan alat tersebut dapat mempercepat deteksi status keterjangkitan seseorang.

“Sehingga penanganannya bisa lebih cepat. Sebelumnya, PCR hanya bisa dilakukan di luar Banyuwangi,” ungkapnya.

Sementara itu, kasus Covid-19 di Banyuwangi terus meningkat. Ketersediaan ventilator sangat penting untuk penanganan pasien terutama yang mengalami kesulitan bernapas akibat Covid-19.

“Ventilator berfungsi sebagai alat bantu bagi pasien yang mengalami gagalnya fungsi paru-paru yang terserang Covid-19,” jelasnya.

Secara keseluruhan, PT. BSI telah mengeluarkan lebih dari Rp 8 miliar untuk pembelajaan alat PCR, ventilator, alat rapid test. Termasuk bantuan untuk masker, baju hazmat, pengadaan tempat cuci tangan, hingga bantuan paket sembako bagi warga sekitar perusahaan.

Sementara itu, dr. Widji Lestariono mengatakan, bantuan alat ventilator ini cukup penting dalam penanganan Covid 19 di Banyuwangi. Rencananya, alat tersebut akan segera digunakan di rumah sakit yang menjadi rujukan.

“Ini akan kita tempatkan di RSUD Genteng. Ini sangat penting dan kita butuhkan untuk menangani kasus-kasus Covid 19 dalam kondisi berat,” pungkasnya. [rin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar