Pendidikan & Kesehatan

BPJS: Klaim Biaya Pasien Covid-19 di Malang Raya Rp 24,6 Miliar

Kantor BPJS Kesehatan Cabang Malang.

Malang (beritajatim.com) – Klaim yang diajukan oleh rumah sakit rujukan Covid-19 maupun rumah sakit umum pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Malang sebesar Rp24,6 miliar. Klaim biaya itu dari rumah sakit di Malang Raya, Kota Malang, Kabupaten Malang, hingga Kota Batu.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Malang, Dina Diana Permata mengatakan, klaim perawatan kesehatan ini untuk pasien positif Covid-19 maupun pasien dalam pengawasan (PDP). Dari Rp24,6 miliar itu, rinciannya yakni untuk rawat inap tingkat lanjut (RJTL) klaimnya sebesar Rp24,5 miliar. Sedangkan rawat jalan tingkat lanjut (RJTL) klaimnya sebesar Rp45,7 juta.

“Klaim berasal dari rumah sakit rujukan Covid-19 maupun rumah sakit lain. Karena rumah sakit yang tidak ditunjuk sebagai RS rujukan penanganan Covid-19 juga tetap bisa mengajukan klaim pada kami,” kata Dina, Jumat, (2/10/2020).

“Kalau memang terjadi dispute (selisih) menurut kami itu wajar, karena tugas kami disini adalah verifikasi memastikan bahwa klaim yang diajukan memang layak bayar, karena klaim ini dibayar pakai uang negara,” imbuh Dina.

Dina mengungkapkam, klaim yang diajukan rumah sakit kepada BPJS kesehatan memang tidak bisa langsung disetujui. Karena harus disesuaikan dengan dokumen pendukung. Setelah dinyatakan sesuai dengan kriteria dalam aturan Kemenkes barulah biaya perhitungan keluar.

“Termasuk perhitungan apakah dia dirawat di ruang isolasi, ruang biasa, ada juga pasien yang punya komorbid (penyakit penyerta). Proses penerimaan berkas untuk pelayanan dan klaim BPJS Kesehatan bagi pasien Covid-19 semuanya dilakukan secara online untuk mengurangi kontak langsung. Semua berkas verifikasi dikirimkan lewat email, semua paperless,” tandas Dina. [luc/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar