Pendidikan & Kesehatan

Antisipasi Penyebaran Covid-19

BPJS Kesehatan Terapkan Aplikasi Chika dan Vika

Pamekasan (beritajatim.com) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyediakan aplikasi daring (online) guna membantu melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) selama pandemi Covid-19.

Layanan aplikasi daring tersebut, di antaranya aplikasi layanan Chat Asistant JKN (Chika) dan aplikasi layanan Voice Interactive JKN (Vika). “Ada layanan aplikasi berbasis daring yang kita terapkan untuk memudahan masyarakat, yakni aplikasi Chika dan Vika,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, Elke Winasari, Rabu (24/6/2020).

“Aplikasi ini bertujuan untuk memberikan kepraktisan kepada pengguna, sekaligus memberikan informasi dan pengaduan melalui chatting yang direspon langsung melalui sistem (artifical intelligence). Bahkan juga bisa memanfaatkan media sosial seperti WhatsApp, Telegram, Massenger Facebook dan lainnya,” ungkapnya.

Selain itu, layanan tersebut juga menjadi salah satu upaya BPJS Kesehatan untuk mendukung program pemerintah agar selalu standby di rumah guna mengantisipsi dan mencegah penyebaran Covid-19. “Keberadaan aplikasi ini dapat memberikan informasi dan pengaduan terkait JKN-KIS melalui telepon pintar tanpa harus meninggalkan rumah,” imbuhnya.

Tampilan aplikasi JKN Mobile BPJS Kesehatan.

“Jadi Chika ini merupakan pelayanan informasi dan pengaduan melalui chatting yang direspon melalui sistem, salah satunya dengan memanfatkan media sosial seperti Whatshapp, Telegram dan Massenger Facebook. Bahkan keunggulan dari layanan Chika ini dapat melihat profil peserta, jaminan kesehatan, layanan, mengecek kepesertaan dan live chat,” jelasnya.

Sementara untuk layanan aplikasi Vika merupakan pelayanan informasi dengan menggunakan mesin penjawab, salah satu tujuannya untuk mengecek status tagihan dan status kepesertaan melalui BPJS Kesehatan Care Center. “Aplikasi layanan ini sebagai salah satu bentuk komitmen dan upaya BPJS Kesehatan memutus mata rantai penularan Covid-19,” tegas Elke (sapaan akrab Elke Winasari).

“Jadi untuk pengaduan memang sudah tidak bisa dilakukan secara langsung, harus melalui daring dengan menggunakan aplikasi yang sudah disediakan. Artinya layanan ini dapat dilakukan di rumah sehingga tidak perlu ke kantor BPJS Kesehatan, ini sebagai upaya pencegahan penularan virus jenis baru ini,” pungkasnya. [pin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar