Pendidikan & Kesehatan

Jelang Penyesuaian Iuran

BPJS Kesehatan Kediri Potret Fenomena Penurunan Kelas Layanan

Kediri (beritajatim.com) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan akan mulai menaikkan iuran bagi peserta mandiri untuk seluruh kelas mulai 1 Januari 2020. Peserta yang keberatan dengan besaran iuran tersebut dapat menyesuaikan iuran dengan menurunkan kelas layanan.

“Mulai 9 Desember 2019 hingga 30 April 2020 Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) atau biasa  disebut Peserta Mandiri JKN-KIS dapat mengajukan turun kelas rawat inap meskipun belum satu tahun di kelas yang sebelumnya,” kata Kepala BPJS Kesehatan KC Kediri Yessi Kumalasari, pada jumpa pers di Kediri, Rabu (11/12/2019).

Jumpa pers tersebut bertajuk “Diskusiin JKN-KIS”. Lewat jumpa pers tersebut Yessi  menyampaikan bahwa kebijakan itu disebut PRAKTIS (Perubahan Kelas Tidak Sulit).

Disampaikan oleh Yessi, sebelum adanya program PRAKTIS perubahan kelas rawat inap peserta mandiri baru dapat dilakukan bila peserta telah terdaftar di kelas rawat inap yang sebelumnya selama 12 bulan. Kebijakan ini ditetapkan dalam rangka persiapan penyesuaian iuran JKN-KIS yang berlaku mulai Januari
2020 mendatang.

“Harapannya peserta dapat menyesuaikan kelas rawat inap sesuai dengan kemampuannya. Apabila kemarin belum bisa dirubah karena belum satu tahun, saat ini ketentuan tersebut sementara dapat disimpangi. Kebijakan ini juga berlaku bagi peserta yang masih memiliki tunggakan. Hanya saja kepesertaannya tetap tidak aktif hingga tunggakan yang sudah terbentuk dilunasi,” jelas Yessi.

Data BPJS Kesehatan KC Kediri menunjukkan adanya peningkatan permohonan perubahan kelas rawat inap sejak wacana penyesuaian iuran digaungkan.

Berdasarkan Perpres 75 Tahun 2019 yang memuat perubahan iuran program Jaminan Kesehatan Nasional, iuran peserta PBPU dan Bukan Pekerja (BP) kelas I naik dari sebelumnya Rp 80 ribu menjadi Rp 160 ribu, kelas II nanik dari Rp 55 ribu menjadi Rp 110 ribu, dan kelas III dari Rp 25.500 menjadi Rp 42 ribu.

Sebagai informasi, seluruh peserta kelas rawat BPJS Kesehatan memiliki hak yang sama dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dari segi tindakan medis ataupun obat-obatan. Perbedaan antara kelas III, kelas II, dan kelas I adalah saat peserta menjalani rawat inap di rumah sakit yang akan ditempatkan pada kamar sesuai kelas peserta. [nng/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar