Pendidikan & Kesehatan

Bolos, 13 Pelajar dan Anjal di Kota Mojokerto Diamankan

Mojokerto (beritajatim.com) – Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto mengamankan delapan pelajar dan lima anak jalanan (anjal). Sebanyak delapan pelajar tersebut diamankan saat jam pelajaran berlangsung.

Puluhan pelajar dan anjal tersebut diamankan di sejumlah jalan protokol dan warung kopi (warkop) di Kota Mojokerto. Mereka dianggap menganggu ketertiban dan membolos saat jam pelajaran sehingga digiring ke kantor Satpol PP.

Sekretaris Satpol PP Kota Mojokerto, Sugiono mengatakan, para pelajar yang diamankan petugas merupakan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ada di Kota Mojokerto. “Mereka membolos di jam pelajaran sehingga kita bawa ke kantor,” ungkapnya, Selasa (30/7/2019).

Masih kata Sugiono, mereka beralasan keluar sekolah karena jam pelajaran kosong. Sementara anjal yang diamankan setelah petugas mendapatkan laporan dari masyarakat karena keberadaan mereka dianggap menganggu ketertiban.

“Mereka kita bawa untuk diberikan pembinaan. Para pelajar diminta untuk membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya lagi dan dikembalikan ke sekolah masing masing, terserah gurunya mau memberikan sangsi apa kepada para pelajar ini,” katanya.

Selain memberikan surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi, lanjut Sugiono, para pelajar maupun anjal yang berhasil diamankan dilakukan pemeriksaan terkait barang bawaan. Mulai dari handphone (HP) dan barang bawaan lainnya.

“Jika ditemukan barang yang tidak-tidak, akan ada saksi yang lebih tegas tapi alhamdulillah tidak ditemukan apapun dari mereka. Kita juga menyediakan petugas Bimbingan Konseling bagi para pelajar maupun anjal yang mengalami penyimpangan,” ujarnya. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar