Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Bocah Penderita Hidrosefalus Dapat Kejutan dari Wali Kota Mojokerto

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari. Bersama sang suami, Supriyadi Karima Syaiful, Wali Kota mendatangi bocah penderita Hidrosefalus. [Foto : istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Bocah penderita Hidrosefalus mendapat kejutan dari Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari. Bersama sang suami, Supriyadi Karima Syaiful, Wali Kota mendatangi bocah warga Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto tersebut, Jumat (5/11/2021).

Dengan mengendari vespa, Ning Ita (sapaan akrab, red) mendatangi rumah Rizky Aditya Pradana (9). Rizky yang duduk di kursi roda ini, ternyata sudah menantu kehadiran Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini. Sehingga saat terdengar suara vespa memasuki halaman rumahnya, ia pun terperanjat bahagia.

Senyum dari wajahnya, tak pernah lepas ditunjukkan kepada Wali Kota dan suami. Ekspresi bahagia begitu kentara ketika ia mendapatkan hadiah yang dibawakan Wali Kota. Hadiah pertama yang diterima Rizky berupa tas sekolah dan perlengkapan alat tulis untuk sekolah.

Rizky memendam keinginannya bersekolah karena kondisi perekonomian keluarga. Ahmad Tohari, ayahnya, hanyalah seorang pemungut sampah dan barang rongsokan. Sedangkan Indrawati, ibunya tidak bekerja. Tidak hanya tas sekolah dan perlengkapan alat tulis, anak ketiga dari tiga bersaudara ini juga mendapatkan susu formula dan vitamin.


Susu formula dan vitamin tersebut dari Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kota Mojokerto. Rizky juga mendapat bantuan sembako dari Dinas Sosial Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Mojokerto.

Rizky yang sejak lahir menderita hidrosefalus ini, juga mendapatkan hadiah dari teman-teman Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kids Mojokerto. Mereka ini, perwakilan pelajar dari MI Nurul Huda 1 dan MI Nurul Huda 2, yang menyerah bantuan uang tunai.

Sebelum berpamitan, Wali Kota Ning Ita menitipkan pesan penyemangat kepada Rizky agar tidak putus asa, meskipun memiliki keterbatasan. Sebab, Rizky adalah salah satu generasi Kota Mojokerto yang memiliki hak sama dalam pembangunan daerah.

“Rizky ini memiliki hak untuk pendidikan yang sama, insya Allah kami akan bantu sekolahkan di SLB. Dan alhamdulillah hari ini, saya mengunjungi Rizky tidak sendirian, tapi ditemani juga sama teman-teman dari UPZ Kids Mojokerto. Mereka ini, kami ajak bergerak dalam bidang sosial pada program Jumat Berkah,” ungkapnya.

Ibu Rizky, Indrawati mengatakan, jika anaknya ingin bersekolah namun terkendala biaya. “Sebenarnya ingin sekolah, tapi terkendala biaya dan antar jemput. Karena kami (orang tua, red) tidak bisa mengendarai motor dan mengalami rabun,” katanya. [tin/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar