Pendidikan & Kesehatan

Biaya Operasional Sekolah Akan Dikelola LPMP

Surabaya (beritajatim.com) – Bantuan Operasional Sekolah dicanangkan akan menjadi tanggung jawab Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP). Hal ini sesuai dengan wacana mantan Mendikbud Muhadjir Efendy memperkuat pengawasan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak lagi mengandalkan inspektorat daerah. Wacana ini pun disambut positif oleh LPMP Jawa Timur.

Kepala LPMP Dr Bambang Agus Susetyo mengatakan pihaknya siap jika wacana tersebut benar terlaksana, tetapi saat ini belum dapat dipastikan aplikasinya karena masih dalam masa transisi kementerian. “Kalau sekarang ini masih dipegang inspektorat jenderal. Tapi kalau (kita) dikasih kewenangan ya siap menjalankan. Cuma belum ada legal formal atau regulasinya untuk kebijakan itu,” ungkap Bambang.

Menurut Bambang, perluasan kewenangan pengawasan dana BOS yang beralih ke LPMP dinilainya ada kaitannya dengan kebijakan bentuk penggunaan dana BOS yang baru. Yakni BOS Afirmasi dan BOS Kinerja. “Mungkin dengan munculnya (kebijakan penggunaan dana BOS, red) ini peran kami ditambah,” ujarnya.

Tapi yang jelas, imbuh dia, secara perundang-undangan pihaknya belum menerima surat resmi dari Mendikbud tentang kepengawasan penggunaan dana BOS ke LPMP. “Ini yang kami sendiri belum bisa menganalisa secara detail. Formulasinya nanti bagaimana. Karena selama ini pengelolaan dana ada di dinas pendidikan cabang atau daerah,” tuturnya.

Lebih lanjut, kalaupun regulasinya sudah keluar, pihaknya akan segera melakukan analisa pengelolaan dana BOS di tahun-tahun sebelumnya. Di samping itu, pihaknya juga akan menata pelaksanaan dana BOS.

“Sampai sejauh ini kita belum memantau pengelolan BOS. Karena pemnatauannya dari inspektorat. Dan sebelum ada regulasi yang melandasi kami, kami belum berani melangkah. Tapi yang jelas kami akan membantu dinas pendidikan provinsi dalam mengadakan sosialisasi pengelolaan dana BOS,” pungkasnya. [adg/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar