Pendidikan & Kesehatan

Biar Tak Suntuk, Pasien Covid-19 di Ponorogo Diberi HP

Ponorogo (beritajatim.com) – Lama tidaknya proses penyembuhan pasien Covid-19, didukung keadaan mental atau psikologis si pasien tersebut. Untuk itu selama menjalani isolasi pasien diharapkan tidak stres, sehingga proses penyembuhannya berjalan lancar.

Oleh sebab itu, pasien positif Covid-19 nomor 10 di Ponorogo, diberikan handphone. Dengan handphone tersebut, diharapkan pasien tidak suntuk, ada kegiatan supaya lebih bahagia. Dan endingnya yang bersangkutan tidak stres.

“Kebetulan pasien nomor 10 belum mempunyai HP, jadi kami berikan supaya tidak suntuk saat menjalani isolasi di rumah sakit,”kata Ketua Karang taruna Ponorogo Ari Hersofiawanudin kepada beritajatim.com, Senin (4/5/2020).

Ari mengungkapkan HP tersebut sumbangan dari Hamba Allah yang tidak mau disebutkan namanya. Dia menitipkan kepada karang taruna Ponorogo untuk diberikan kepada pasien nomor 10 tersebut.

Mendapatkan amanah itu, perwakilan anggota karang taruna Ponorogo langsung menuju RSUD dr Harjono. Kemudian diberikan kepada petugas jaga ruang isolasi, untuk disampaikan yang bersangkutan.

“Semoga HP tersebut bermanfaat, tidak membuat yang bersangkutan menjadi stres. Malah bisa bahagia dengan mainan HP tersebut,” katanya.

Ari yang juga menjadi anggota Tim Trauma Healing Covid-19 Ponorogo itu mengungkapkan timnya sangat memperhatikan sisi psikologis pasien.

Sebelumnya, pada saat Hari Pendidikan Nasional yang jatuh tanggal 2 Mei lalu, ketua Tim Trauma Healing Ponorogo juga memberikan bingkisan kepada pasien positif anak-anak yang saat ini masih menjalani isolasi.

Bingkisan itu isinya alat pembelajaran kreatif. Diharapkan dapat membuat otak anak itu terus berkarya dan tidak membuat ia  jenuh.

“Bingkisan itu dari Bu Ipong selaku Ketua Tim Trauma Healing. Beliau berharap dengan bingkisan itu bisa menimbulkan efek positif sehingga mempercepat proses penyembuhan pasien anak ini,” pungkasnya. (end/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar