Pendidikan & Kesehatan

Besok Siswa SMA dan SMK di Gresik Mulai PTM Terbatas

Gresik (beritajatim.com) – Mulai Senin (30/8) besok, siswa SMA maupun SMK di Kabupaten Gresik mulai melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. PTM ini pertama kalinya dilakukan, setelah 1,5 tahun lebih siswa SMA dan SMK hanya belajar secara daring akibat pandemi covid-19.

Semula pelaksanaan PTM digulirkan April 2021. Langkah itu diambil, setelah kasus covid di Gresik melandai. Namun, PTM tidak jadi digelar setelah Pemkab kembali memutuskan belajar secara daring.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Cabang Dinas Pendidikan Pemprov Jatim Kiswanto menuturkan, mulai besok jenjang SMA dan SMK akan dimulai PTM. Hal itu setelah keluar surat edaran dari Pemprov Jatim. PTM kali ini dilakukan secara terbatas yakni kapasitas hanya 50 persen.

“Rombongan belajar (Rombel) di sekolah-sekolah di Gresik rata-rata berisi 32 sampai 36 siswa. Artinya, satu kelas hanya diisi maksimal 18 siswa,” tuturnya, Minggu (29/08/2021).

Kiswanto menambahkan, sejauh ini siswa mayoritas belum tervaksinasi. Untuk yang mengikuti program dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa sebanyak 1.500 dosis sudah dilakukan minggu kemarin. Yakni di SMKN 1 Cerme sebanyak 1.000 dosis dan SMKN 1 Duduksampeyan 500 dosis.

“Selain di dua titik sekolah itu, di SMAN 1 Kebomas juga sudah dilakukan vaksinasi 1.000 dosis pada April lalu.“Belum lagi yang vaksin mandiri atau ikut vaksin di WEP,” imbuhnya.

Untuk para siswa yang belum vaksin lanjut Kiswanto, pihaknya masih menunggu gerakan dari Pemkab Gresik. Yang jelas, PTM ini akan dimulai sedangkan vaksinasi dilakukan sambil berjalan.

“Pada intinya sekolah-sekolah sudah siap terkait protokol kesehatan. Untuk vaksinnya nanti sambil jalan,” pungkasnya. [dny/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar