Pendidikan & Kesehatan

Besok Nakes Gresik Mulai Divaksin, 56 Faskes Disiapkan

Foto ilustrasi

Gresik (beritajatim.com) – Pencanangan vaksinasi telah dilakukan pada Jumat (14/1) lalu. Mulai besok 18 Januari 2021, ribuan tenaga kesehatan (nakes) Gresik divaksinasi. Sebelum divaksin mereka para nakes terlebih dulu melakukan registrasi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) drg Syaifuddin Ghozali mengatakan, jumlah nakes yang terdaftar ada 7.000-an. Tahap awal yang divaksin ada 5.920 orang.

“Mulai besok para nakes yang sudah memiliki tiket bisa vaksinasi sesuai jadwal yang sudah dipilih. Baik jam vaksinasi maupun lokasinya. Dinas Kesehatan Gresik sendiri sudah menyiapkan sebanyak 56 fasilitas kesehatan (faskes) untuk melakukan vaksinasi itu,” katanya, Minggu (18/01/2021).

Masih menurut Ghozali, setiap harinya satu faskes juga dibatasi melakukan vaksinasi. Tidak bisa siapa yang datang langsung divaksin. Sebab, jumlah vaksin yang ada di faskes sudah disesuaikan.

Foto ilustrasi

“Di faskes sudah ada tempat penyimpanan vaksin dalam skala kecil. Untuk penyimpanan skala besar ada di GFK. Setiap hari kami mengirim vaksin ke faskes sesuai data yang mereka ajukan,” paparnya.

Terkait dengan Dinkes Gresik sendiri membatasi setiap faskes melakukan vaksinasi sekitar 20 penerima per hari. Jika ada 56 faskes yang melakukan vaksinasi, di hari pertama ini akan ada sekitar 1.120 nakes yang melakukan vaksinasi.

“Semua faskes yang kami sediakan sudah bisa vaksinasi per Senin. Kemudian kekurangan vaksin kemungkinannya minggu ini akan kembali dikirimkan,” ungkap Ghozali.

Yang perlu diingat kata dia, meski vaksinasi sudah berjalan, tapi tetap harus patuh protokol kesehatan. Hal ini penting mengingat kesehatan itu bukan tanpa sebab. Pasalnya, belakangan ini kasus terkonfirmasi positif kian meroket.

Saat ini terdapat tambahan 23 kasus menjadi total 4.470 secara akumulasi. Bahkan, dalam seminggu terakhir kemarin kabar duka kembali datang di lingkungan Pemkab Gresik. Yakni Camat Ujungpangkah Roeddy Poerwanto meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.

Tidak hanya itu, sejauh ini tenaga medis juga sudah banyak yang gugur. Terakhir dr Heni Jayaningsih dokter di Puskesmas Sukomulyo, Kecamatan Manyar.

“Anggota kami yang sudah gugur ada tiga. Untuk yang positif kami belum mendapat data akurat,” ujar dr Lestari, Wakil Ketua IDI Gresik. [dny/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar