Pendidikan & Kesehatan

Bertambah, Satu Orang di Ponorogo Meninggal Karena Covid-19

foto/ilustrasi

Ponorogo (beritajatim.com) – Meski berstatus zona kuning, kasus baru Covid-19 di Ponorogo masih terus bertambah. Perkembangan terakhir, ada 5 kasus konfirmasi baru di bumi reyog. Dimana jumlah tersebut tersebar di 5 kecamatan.

“Ada 5 kasus konfirmasi baru di Ponorogo,” kata Plt. Bupati Ponorogo Soedjarno, Jumat (13/11/2020).

Satu pasien dari kecamatan Slahung, pasien ini merupakan kontak erat pasien sebelumnya yang mempunyai riwayat perjalanan dari Jakarta. Kemudian satu pasien dari kecamatan kota. Pasien ini, hasil rontgen menunjukan pneumonia bilateral, setelah di lakukan pengambilan swab untuk pemeriksaan PCR hasilnya dinyatakan terkonfirmasi Covid-19.

“Ada lagi pasien berasal dari kecamatan Sukorejo yang riwayatnya punya kontak dengan pasien Covid-19 sebelumnya. Dan dari kecamatan Balong, yang merupakan pasien konfirmasi dari Surabaya, pulang karena sakit untuk di rawat inap di RS Aisyiyah Ponorogo,” kata Soedjarno.

Menggenapi 5 pasien baru, satu pasien lagi berasal dari kecamatan Jenangan. Ini sebelumnya berstatus pasien suspect. Hingga akhirnya yang bersangkutan meninggal dunia di rumah sakit. Hasil pemeriksaan PCR-nya dinyatakan konfirmasi  Covid-19. Selain kasus baru, Soedjarno juga mengabarkan adanya pasien yang sembuh.

“Alhamdulillah, selain kabar adanya kasus baru, kami beritahukan juga ada 3 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh,” katanya.

Sehingga jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Ponorogo mencapai 550 pasien. Dengan pasien yang dinyatakan sembuh ada 520 orang. Sementara pasien yang meninggal ada 19 orang dan yang sekarang menjalani isolasi ada 11 orang.

“Saya menghimbau kepada masyarakat untuk disiplin terhadap protokol kesehatan. Sebab, penularan masih terjadi dan selalu mengancam setiap saat. Jangan lelah dan tetap waspada terhadap Covid-19,” pungkasnya. (end/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar