Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Jelang Libur Nataru 2022,

Bersama Kemenparekraf, Bupati Kediri Genjot Vaksinasi

vaksinasi
Warga jalani vaksinasi di SLG Kabupaten Kediri.

Kediri (beritajatim.com) – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2022, Pemerintah Kabupaten Kediri terus menggenjot kegiatan vaksinasi Covid-19 di titik-titik yang menjadi daya tarik keramaian warga. Bekerjasama dengan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) vaksinasi dilakukan dengan sistem jemput bola di Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri.

Kegiatan vaksinasi yang digelar di Terminal SLG selama dua hari,pada Sabtu sampai Minggu (18-19/12/2021) itu, diberikan untuk dosis pertama dan kedua serta dibuka untuk umum di seluruh usia dengan 1000 dosis. Vaksin yang disuntikkan adalah Sinovac, Astra Zeneca dan Pfizer.

Direktorat Pengembangan Destinasi 1, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Fatma Indah Murdiyati menjelaskan, program yang dijalankan itu dilakukan dalam mencapai herd immunity. Sebagaimana diketahui, herd immunity merupakan konsep yang digunakan untuk imunisasi, di mana suatu populasi dapat terlindung dari virus tertentu jika suatu ambang cakupan imunisasi tertentu tercapai.

“Program dari Kemenparekraf untuk jemput bola masyarakat dalam mencapai herd immunity. Karena ini sebetulnya program sudah mulai dari Jawa Barat sampai berlanjut Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan nanti berakhir di NTB,,” tutur Indah

Dengan kegiatan vaksinasi secara jemput bola itu dan target herd immunity tercapai, kedepan diharapkan dapat kembali menumbuhkan kegiatan pariwisata yang ada di daerah-daerah terutama di Kabupaten Kediri. Sebab diakui, situasi pandemi sangat berpengaruh besar di bidang pariwisata.

“Mudah-mudahan bisa normal lagi dan teman-teman di pariwisata bisa kembali eksis dan mencapai tingkat pariwisatanya masing-masing,” pungkasnya

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri Adi Suwignyo menjelaskan, kegiatan vaksinasi itu, juga sangat mendukung target vaksinasi yang dicanangkan oleh bupati. Sebagaimana diketahui, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono atau yang akrab disapa Mas Dhito sebelumnya menargetkan sebelum Natal dan Tahun Baru, vaksinasi dosis pertama minimal 70 persen harus tercapai.

“Memang kita harus dukung betul-betul apa yang diinstruksikan oleh Mas Dhito untuk mencapai target tersebut,” Ujar Suwignyo

Melalui kegiatan vaksinasi secara jemput bola di tempat wisata bersama Kemenparekraf, dia berharap kedepannya Kabupaten Kediri terbebas dari Covid-19. Sementara itu, terkait pembukaan pariwisata di beberapa titik di Kabupaten Kediri, diakui sudah berjalan sesuai protokol kesehatan yang ketat.

“Untuk pembukaan destinasi wisata berjalan sesuai protokol kesehatan yang ketat dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Artinya, untuk masuk ke destinasi ini, masyarakat diharuskan vaksin,” tandasnya. [nm/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar