Pendidikan & Kesehatan

Bersama Ahli dari Jepang, FK Unair Teliti Kasus Cedera Tulang Belakang

Kyungsu Jung menjadi mentor dokter FK

Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Airlangga (Unair) Surabaya terus memantapkan langkah menuju World Class University dengan mendukung segala upaya publikasi. Hal tersebut diterapkan oleh Fakultas Kedokteran (FK Unair). Untuk itu, FK Unair mengadakan pelatihan jurnal dan publikasi.

Pelatihan jurnal dan publikasi ini dimentori langsung oleh Kyungsu Jung MD, Ph.D Wakayama Medical University Japan. Dokter Kyungsu merupakan ahli di bidang Systematic Review Artikel of Health yang memberikan pendampingan kepada dokter-dokter FK, Kamis (5/12/2019).

Fokus workshop ini pada Spinel Chord Injury atau cedera sumsum tulang belakang. Fokus penelitian juga dilakukan oleh 5 negara. Selain Indonesia, juga United Kingdom, Thailand dan Jepang. Di Indonesia sendiri, angka penderita cedera tulang belakang terbilang cukup tinggi.

Menurut Dr dr Sri Mardjiati Mei Wulan Sp KFR (K), Ketua Departemen Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi yang menjadi tuan rumah workshop mengatakan, setidaknya sebanyak 165-180 pasien rehabilitasi tulang belakang terdaftar di Departemen Rehab Medik di RSUD DR Soetomo Surabaya.

“Angka penderita gangguan atau cedera tulang belakang cukup tinggi, setidaknya perhari bisa mencapai 180 pasien di RSUD DR Soetomo,” ungkap dokter yang disapa Mei Wulan ini.

Dipilihnya tema tulang belakang, selain kasus pesakitannya tinggi juga banyak ilmu baru yang bisa diterapkan di Indonesia untuk penanganannya. Beberapa yang menyebabkan gangguan fungsi tulang belakang merupakan akibat cedera, cerebal palsy, dan stroke.

Difokuskan pada sistematik penulisan jurnal juga sebagai langkah FK Unair mempercepat laju promosi Unair di mata dunia dengan terindeks Scopus. Saat ini, menurut Mei Wulan ada banyak dokter yang penelitiannya belum terindeks Scopus karena tidak mengerti aturan main dari Scopus.

Kerjasama dengan Wakayama Medical University Japan juga dibidang inbond dan outbond staff, exchange peserta PPDS dan beasiswa S3. [adg/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar