Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Belum Vaksin, Pelajar Asal Jombang Ditolak Masuk Tempat Wisata

Sejumlah peserta vaksinasi Covid-19 di kantor DPD Partai Golkar Jombang

Jombang (beritajatim.com) – Seorang pelajar asal Jombang, Bima Satria (18) punya pengalaman tak enak. Saat rekreasi ke salah satu tempat wisata di Kota Batu, dia tidak dizinkan masuk. Gara-garanya, Bima tidak bisa menunjukkan kartu vaksin Covid-19.

Oleh sebab itu, ketika ada vaksinasi massal di kantor DPD Partai Golkar Jombang, Sabtu (25/9/2021), pelajar asal Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek, ini langsung ikut. Bersama satu orang temannya, dia berangkat ke kantor Partai Golkar untuk mendaftar. Menyerahkan berkas persyaratan, duduk di kursi antrean, serta menjalani skrining.

Terakhir, pelajar SMA Negeri 1 Jombang ini mendapatkan suntikan vaksin Sinovac dosis pertama di lengan kiri. “Rasanya tidak sakit. Ini vaksin dosis pertama,” kata pelajar kelas XII ini.

Bima mengatakan, vaksin sangat penting bagi dirinya. Karena bisa melindungi diri dari penularan virus. Selain itu, vaksin juga menjadi persyaratan di sejumlah tempat. Mulai ke mal, tempat wisata, hingga naik angkutan kereta api.

“Saya pernah ditolak masuk tempat wisata di Kota Batu. Gara-garanya, saya tidak bisa menunjukkan kartu vaksin. Makanya hari ini saya ikut vaksinasi di kantor Golkar,” kata Bima.

Plt Ketua Partai Golkar Jombang Pranaya Yudha Mahardikha mengungkapkan, vaksinasi yang ia gelar untuk memfasilitasi masyarakat yang belum vaksin. Walhasil, target seribu dosis yang tercapai. Itu karena antusiame masyarakat sangat tinggi.

“Hari ini kita melakukan vaksinasi seribu dosis. Semoga hal ini bisa memutus rantai penyebaran Covid-19. Sehingga pandemi segera usai,” pungkas Plt Ketua DPD Partai Golkar Jombang. [suf/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar