Pendidikan & Kesehatan

Belajar Tentang Ekosistem, Ratusan Siswa SMP Olah Sampah

Surabaya (beritajatim.com) – Ratusan pelajar mengikuti outdoor learning ekosistem. Kegiatan dalam memperingati hari peduli sampah ini sekaligus bentuk edukasi sebagai salah satu cara untuk menjaga bumi dari sampah.

Tidak hanya pendidikan mengenal lingkungan, siswa-siswi ini juga turun langsung untuk memungut sampah. Kegiatan ini digelar di Ekowisata Mangrove Wonorejo, Surabaya dengan mengambil tema “Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita”.

“Ini upaya konkret untuk merespon permasalahan global mengenai sampah plastik dan mikroplastik. Kegiatan ini bertujuan untuk terus mencegah dan mengurangi pencemaran sampah plastik yang berasal dari aktivitas manusia di darat maupun di laut,” ungkap Koordinator guru IPA di Great Crystal School and Course Center, Lukman Baihaqi Alfakihuddin, Sabtu (22/2/2020).

Lukman menjelaskan dampak kerusakan yang telah ditimbulkan dari permasalahan plastik ini sangat luar biasa. Selain ratusan biota mati, ecotourism juga terganggu dan nelayan sulit mendapatkan ikan. “Jika mikroplastik ini termakan oleh manusia, maka dampaknya akan berbahaya bagi tubuh,” katanya.

Para siswa mengaku dapat ilmu bermanfaat dalam kegiatan outdoor ini. Salah satu peserta aksi adalah Rey, siswa kelas 7. Ia mengatakan bahwa ia sangat senang dengan kegiatan ini karena ikut berpatisipasi dalam menyelamatkan lingkungan. “Senang meski kecil, sedikit banyak kiya dapat menyelamatkan lingkungan,” terang Gadis asal Surabaya ini.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan aksi bersih sampah plastik, yang merupakan kesempatan dan sekaligus sarana edukasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi siswa-siswi untuk melakukan recyle, reduce and reuse plastic.

Divya Bangia, salah satu dari peserta menambahkan ia sangat antusias mengikuti kegiatan ini. “Dengan kegiatan ini kita bisa lebih berkarya untuk lingkungan,” pungkasnya. [kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar