Pendidikan & Kesehatan

Covid-19 Kabupaten Kediri

Bekas Kantor Dinas Pertanian Jadi Ruang Isolasi Tambahan

Bekas Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Kediri.

Kediri (beritajatim.com) – Menyikapi terus bertambahnya jumlah warga terkonfirmasi Covid-19 terutama yang berstatus OTG akhir-akhir ini, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui BPBD berencana menambah ruang isolasi.

Namun hingga hari ini ruang isolasi yang telah digunakan masih tersedia tempat kosong, seperti di wisma atlet yang memiliki daya tampung 40 tempat tidur. Lokasi tersebut saat ini ditempati 6 orang, kemudian ruang isolasi SDN Pelem 2 dengan daya tampung 50 tempat tidur juga masih ditempati 6 orang.

Lalu di ruang isolasi Rumah Singgah Grogol dengan kapasitas 20 tempat tidur saat ini juga masih kosong. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kediri, Slamet Turmudzi.

“Memang 3-4 hari lalu, 3 tempat isolasi tersebut hampir penuh sehingga Gugus Tugas Covid-19 berencana menambah ruang isolasi yang bertempat di eks kantor Dinas Pertanian, yang mampu menampung 70 tempat tidur. Saat ini sedang proses pembuatan kamar mandi, targetnya bulan ini sudah siap digunakan,” ucap Plt Kepala BPBD Kabupaten Kediri ini.

Slamet Turmudzi menambahkan, ruang isolasi Pemkab ini sangat penting, pasalnya untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang semakin meluas. Karena saat ini sudah banyak klaster keluarga, sementara terdapat rumah warga yang tidak layak digunakan untuk isolasi mandiri, seperti adanya anak-anak, ibu hamil, dan orang tua sehingga mereka yang menjalani isolasi mandiri harus dipindahkan ke ruang isolasi mandiri milik Pemkab.

“Karena ada rumah yang tidak layak digunakan untuk isolasi mandiri, maka mereka kami pindahkan ke ruang isolasi milik Pemkab. Sementara itu, dengan penambahan gedung baru untuk isolasi mandiri ini bisa mengurangi risiko penularan Covid-19 Kabupaten Kediri yang terus melonjak dalam beberapa hari terakhir,” imbuh Slamet.

Sementara guna menekan penyebaran Covid-19, GTPP terus melakukan berbagai upaya untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan. Diantaranya, operasi yustisi secara masif dengan melakukan penertiban di tempat-tempat berkerumunnya masyarakat, seperti cafe, warung kopi, serta tempat nongkrong anak muda. Masyarakat juga diimbau untuk menghindari kerumunan. [nm/suf]

Slamet Turmuzi, Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kediri


Apa Reaksi Anda?

Komentar