Pendidikan & Kesehatan

Bekas Gedung Perpustakaan di Ponorogo Jadi Shelter Pasien Covid-19

Shelter untuk menampung pasien Covid-19 di Jalan Trunojoyo Kelurahan Tambakbayan(foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Untuk antisipasi membludaknya pasien Covid-19, baik yang berstatus PDP maupun yang sudah terkonfirmasi positif, Pemkab Ponorogo menyiapkan shelter. Bekas gedung perpustakaan daerah di jalan Trunojoyo Kelurahan Tambakbayan itu dijadikan shelter dengan kapasitas bisa menampung 50 orang.

“Bangunan itu dibuat sekat-sekat, ini sekarang yang sudah siap untuk kapasitas 15 orang. Sudah siap alat-alatnya,” kata ketua satgas penanggulangan Covid-19 Ponorogo Agus Pramono, Kamis (14/5/2020).

Lonjakan yang dimaksud, selain PDP utamanya bagi yang berstatua OTG yang lama sudah di rumah sakit. Ketika diswab hasilnya positif tetapi kondisinya sehat. Dan keadaan di rumah sakit yang ditunjuk sudah penuh, begitupun rumah sakit swasta ya penuh, yang bersangkutan dialihkan ke shelter.
“Tentu nanti di shelter dilakukan pengawasan petugas dari dinas kesehatan maupun BPBD,” katanya.

Kalaupun di shelter itu kembali penuh, tim satgas penanggulangan Covid-19 Ponorogo akan menambah tempat sebagai opsi lainnya. Namun tempatnya nanti masih di wilayah perkotaan. Sehingga mobilisasinya bisa cepat. Akan tetapi untuk memenuhi kebutuhan peralatan dilakukan secara bertahap. “Kalau shelter sudah penuh, kami siapkan opsi MAN 1 dan MAN 2 Ponorogo untuk shelter berikutnya,” pungkasnya. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar