Pendidikan & Kesehatan

Begini Cara Daftar Donor Plasma Konvalesen di PMI Bojonegoro

Salah seorang pendonor plasma konvalesen saat diambil sampelnya.

Bojonegoro (beritajatim.com) – Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bojonegoro tengah gencar melakukan sosialisasi donor Plasma Konvalesen (PK) yang dinilai masih paling efektif sebagai media terapi bagi warga yang terinfeksi Covid-19.

Namun, saat ini UDD PMI Bojonegoro masih terkendala sulitnya mengakses penyintas Covid-19 atau pasien yang telah sembuh untuk bersedia mendonorkan plasma konvalesen (PK). Donor PK hanya bisa dilakukan oleh orang yang pernah terkonfirmasi positif Covid-19 dan sembuh.

Salah seorang dokter di UDD PMI Cabang Bojonegoro Dr Imam Sutrisno mengatakan, beberapa tahapan yang perlu dilakukan sebelum melakukan donor plasma konvalesen diantaranya melalui pendaftaran online maupun langsung datang ke kantor UDD PMI Bojonegoro.

“Setelah mendaftar kemudian ada kuisioner atau wawancara dan pemeriksaan singkat, setelah memenuhi persyaratan kemudian diseleksi di UDD PMI Bojonegoro,” ujarnya, Selasa (9/2/2021).

Dari hasil seleksi tersebut, calon pendonor kemudian diambil sample darahnya untuk diperiksa dengan teknologi Nucleic Acid Test atau NAT. Pemeriksaan Nat dilakukan di PMI Surabaya. “Ketika lolos pemeriksaan Nat, kemudian orangnya dibawa ke PMI Surabaya atau Sidoarjo untuk melakukan donor plasma konvalesen,” jelasnya.

Sedangkan bagi penyintas Covid-19 yang hendak mendaftar donor plasma konvalesen bisa dilakukan setelah melewati karantina selama 14 hari setelah pemeriksaan swab negatif. “Karena idealnya virus yang sudah mengikat dalam antibodi penyintas itu bisa bertahan tiga bulan sudah tipis jadi sebelum tiga bulan dari dinyatakan sembuh,” ujarnya.

Sejak Maret 2020 lalu, PMI Cabang Bojonegoro, lanjut dr Imam, sebenarnya sudah mulai melayani permintaan plasma konvalesen. Namun, karena jumlah permintaan belum terlalu banyak sehingga langsung mendatangkan dari Surabaya atau Sidoarjo.

Seiring banyaknya permintaan dari kabupaten lain juga, sehingga di PMI Surabaya maupun Sidoarjo mulai kewalahan dan antreannya cukup panjang. “Sehingga agar mempunyai persediaan sendiri, PMI Bojonegoro kemudian berusaha mencari pendonor,” jelasnya.

Proses donor plasma konvalesen ini hampir sama dengan donor darah biasa. Setiap kali pengambilan sample per orang biasanya memakan waktu 45 menit sampai satu jam. Sebelum melakukan donor, calon pendonor disarankan agar memperbanyak minum dan tiga jam sebelum donor tidak makan.

“Minum-minuman tinggi kalsium dan tidak boleh makan minimal tiga jam sebelum donor agar tingkat kekentalan darah tidak terlalu pekat. Setelah diambil sample tidak ada efek samping apapun. Sehingga aman,” pungkasnya. [lus/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar