Pendidikan & Kesehatan

Bayi di Jombang Berstatus PDP Covid-19

foto/ilustrasi

Jombang (beritajatim.com) – Seorang bayi berusia 11 tahun di Jombang menyandang status PDP (pasien dalam pengawasan) Covid-19. Saat ini bayi asal Kecamatan Ploso tersebut menjalani perawatan di ruang isolasi bagian anak RSUD Jombang.

“Sebelumnya, bayi berjenis kelamin perempuan ini dirawat di RSUD Ploso. Namun karena kondisinya memburuk, akhirnya kemarin dirujuk ke RSUD Jombang. Saat masuk, bayi tersebut mengalami gejala infeksi paru-paru atau pnemonia,” jelas Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran, Senin (4/5/2020).

Pudji menjelaskan, kemungkinan bayi tersebut tertular dari ayahnya. Karena seminggu sebelumnya sang ayah meninggal di RSUD Ploso. Orang tua bayi tersebut juga mengalami pnemonia. “Ayahnya bayi juga berstatus PDP,” kata Pudji menambahkan.

Tim medis RSUD Jombang kemudian melakukan rapid test terhadap bayi itu dengan hasil negatif. Langkah lainnya, rumah sakit pelat merah tersebut melakukan pemeriksaan laborat dan radiologis. Dari situ diketahui bahwa pasien bayi itu mengalami infeksi paru-paru atau pnemonia.

“Oleh tim medis kemudian dikonsultasikan ke spesialis anak di RSUD dr Soetomo Surabaya. Nah, di sana diberikan status PDP. Saat ini pasien kita rawat di ruang isolasi khusus anak RSUD Jombang dengan protokol Covid. Hari ini kita lakukan lakukan rapid test ulang dan swab. Hal itu untuk mengetahui apakah bayi usia 11 bulan itu terkonfirmasi positif Covid-19 atau tidak,” pungkas Pudji.

Seperti diberitakan, saat ini kasus terkonfirmasi virus corona atau Covid-19 di Jombang mencapai delapan orang. Sedangkan jumlah PDP sebanyak 12 orang. Dari jumlah tersebut tiga orang di antaranta meninggal dunia. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar