Pendidikan & Kesehatan

Banyuwangi Waspadai Penyakit di Musim Penghujan

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr. Widji Lestariono (kiri) saat gelar Lomba Balita Sehat beberapa waktu lalu. [Foto: Rindi/dok]

Banyuwangi (beritajatim.com) – Musim penghujan sudah mulai mengguyur seluruh wilayah di Kabupaten Banyuwangi. Kondisi ini menjadi perhatian terutama mengenai dampak lingkungan yang tidak bersih. Sehingga dikhawatirkan akan muncul sejumlah penyakit.

Dinas Kesehatan Banyuwangi mencatat ada empat jenis penyakit yang perlu diwaspadai muncul saat musim penghujan. Di antaranya, penyakit demam berdarah, saluran pencernaan, saluran pernapasan, dan penyakit leptospirosis.

“Ada beberapa jenis penyakit yang disebabkan dari dampak musim penghujan ini. Sehingga, warga diimbau untuk menjaga kebersihan dan higenesanitasi lingkungannya,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr. Widji Lestariono, Senin (13/1/2020).

Secara rinci, dr. Widji Lestariono atau biasa dipanggil dr. Rio menyebut, demam berdarah disebabkan oleh nyamuk aedes aigepty. Nyamuk tersebut berkembang biak di genangan air yang jernih dan banyak terjadi saat musim penghujan.

“Langkah yang tepat yaitu, masyarakat melakukan gerakan serentak pemberantasan sarang nyamuk (Gertak PSN). Kalau di Puskesmas ini dilakukan setiap satu minggu sekali yaitu hari Jumat,” jelasnya.

Kedua, penyakit saluran pencernaan juga berpotensi menjadi perhatian, terutama saat musim penghujan ini. Mengapa? Karena, saat ini juga bersamaan dengan datangnya musim buah. Sehingga dikhawatirkan adanya lalat yang muncul menghinggapi buah tersebut.

“Banyaknya lalat juga dikhawatirkan akan membawa dampak penyakit, karena di kaki lalat itu ada ribuan bibit penyakit. Sehingga makanan yang dihinggapi oleh lalat akan terkontaminasi oleh penyakit,” terangnya.

Selanjutnya adalah penyakit saluran pernapasan. Masyarakat bisa saja tiba-tiba terserang penyakit ini jika sering terkena hujan. “Kondisi badan kurang fit atau kekebalan tubuh menurun sehingga rentan terserang virus. Salah satunya muncul penyakit yang perlu diwaspadai adalah atau saluran pernapasan atau ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), bisa juga berawal dari Flu,” katanya.

Kemudian, Dinkes Banyuwangi mencatat penyakit yang perlu diwaspadai saat musim penghujan selanjutnya adalah Leptospirosis. Penyakit ini disebabkan karena adanya bakteri menyebar melalui air seni hewan yang terinfeksi.

“Rentan terjadi karena, musim penghujan disukai tikus, dan membawa kumam bernama leptospira yang menyebabkan penyakit namanya leptospirosis. Manusia bisa terkena leptospirosis melalui kontak langsung dengan urine hewan yang terinfeksi atau melalui air, tanah, atau makanan yang terkontaminasi urine hewan,” pungkasnya.

Imbauan Dinas Kesehatan Banyuwangi, hendaknya masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya. Terutama menjaga higienitas dan pola hidup bersih terutama saat musim penghujan saat ini. [rin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar