Pendidikan & Kesehatan

Lewat Festival Posyandu

Banyuwangi Siapkan Indonesia Emas 2045

Banyuwangi (beritajatim.com) – Ratusan timbangan bayi berjajar rapi di halaman Pendapa Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi. Seperti pemandangan tak biasa alat ukur berat badan itu muncul di antara rumput hijau.

Tak lama berselang, ibu-ibu muncul bersama suara tangis bayi di antara timbangan itu. Ternyata, ada sejumlah ibu-ibu lain sedang mengecek berat badan dan kesehatan bayi tersebut.

Pemandangan ibu berkumpul bersama bayi ini merupakan gagasan sengaja yang dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Mereka mengkolaborasikan antara Penggerak Kesejahteraan Keluarga (PKK), Posyandu, dan PAUD dalam satu bingkai bernama Festival Posyandu.

“Ini bagian dari cara Pemerintah Daerah para kelompok kecil di daerah-daerah yang memiliki peran penting yang tidak bisa digantikan oleh sosial media,”

“Perhatian mengecek kesehatan anak ini penting, dan mereka semua berkumpul di Pemda. Semua terlibat, suaminya juga terlibat ini luar biasa,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat Festival Posyandu, Senin (4/3/2019).

Lebih lanjut, kata Anas, pihaknya bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Banyuwangi tujuannya ke depan agar memiliki peran lebih di tengah masyarakat. Paling utama, anak-anak usia mereka mulai dipersiapkan untuk masa depannya.

“Ini sebenarnya menterjemahkan instruksi presiden dalam menyiapkan Indonesia Emas di 2045. Siapa yang mengisi nantinya ya anak-anak ini. Kita siapkan mereka lebih serius, seperti gizi dan kesehatannya. Apalagi mereka ini kan golden age,” ungkapnya.

Anas juga mengapresiasi kinerja para warga yang terlibat di Posyandu. Bahkan, tak banyak yang tahu peran penting yang dilakukan mereka.

“Mereka ini tidak digaji lho, tapi semangatnya luar biasa. Ini bagian dari pemerintah dalam mengapresiasi peran mereka,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, selain pengecekan kesehatan para ibu juga mendapat pelajaran parenting. Pemda sengaja menggandeng Mona Ratuliu sebagai narasumbernya.

“Ini menjadi penting untuk meningkatkan pola asuh dan sehat terhadap ibu dan bayi,” pungkasnya. [rin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar