Pendidikan & Kesehatan

Banyuwangi Mulai Imunisasi dari Rumah Warga

Banyuwangi (beritajatim.com) – Dinas Kesehatan Banyuwangi mulai menggiatkan kembali pos pelayanan terpadu (Posyandu) untuk imunisasi dan pemeriksaan ibu dan anak. Tapi, kegiatan ini berbeda karena dilakukan secara jemput bola dari rumah ke rumah warga.

Pasalnya, selama pandemi Covid-19, pelayanan kesehatan khusus untuk ibu dan anak yang biasa dilakukan di Posyandu maupun dasawisma ditiadakan. Pelayanan sebenarnya dipusatkan di Puskesmas, namun tingkat kunjungannya justru menurun.

“Saat ini kami memang tengah fokus pada pada penanganan Covid 19. Namun tetap tidak melupakan program kesehatan lainnya khususnya kesehatan anak, yakni program imunisasi,” kata Kepala Dinas Kesahatan daerah dr. Widji Lestariono, Kamis (9/7/2020).

Jemput bola, kata Rio, dinilai lebih efektif. Meskipun dalam kegiatan ini tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Akhirnya petugas kami tugaskan untuk turun mendatangi warga yang bayinya belum diimunisasi. Jangan sampai saat pandemi justru kesehatan dan pertumbuhan anak menjadi tidak diperhatikan. Jemput bola ini gratis semuanya. Tentu dalam bertugas, tim kami menerapkan protokol kesehatan,” terangnya.

Salah seorang petugas imunisasi adalah bidan di Puskesmas Pesanggaran, Kunthi. Dia mengatakan, imunisasi jemput bola dilakukan secara berkala ke rumah warga yang belum melakukan imunisasi terhadap bayinya.

“Satu bulan minimal satu kali kami mendatangi lokasi rumah warga terdekat,” terang Kunthi.

Sebelum melakukan tindakan imunisasi, Kunthi melakukan pemeriksaan kesehatan melalui wawancara kondisi kesehatan anak dan keluarganya.

“Wawancara perlu kami lakukan terlebih dahulu, untuk tahu kondisinya masing-masing anggota keluarga sebelum dilakukan imunisasi. Maka kami mengecek kesehatan bayi melalui wawancara tentang progres pertumbuhan anak dengan sang ibu,” pungkasnya. [rin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar