Pendidikan & Kesehatan

Banyuwangi Merangkak ke Zona Hijau, Ini Datanya

Banyuwangi (beritajatim.com) – Penegakan protokol kesehatan dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Banyuwangi terus berjalan. Selama beberapa minggu terakhir hasilnya sudah terlihat.

Di Kecamatan Banyuwangi kota misalnya. Angka kasus terkonfirmasi positif Covid 19 total tercatat 868 kasus.

Dari jumlah itu sebanyak 770 kasus dinyatakan sembuh. Warga meninggal ada 79 kasus, dan 19 kasus sisanya masih dalam perawatan.

“Jika dalam satu minggu ke depan tidak ada perubahan jumlah kasus, maka berdasarkan indikator PPKM bisa dipastikan Kecamatan Banyuwangi masuk zona kuning bahkan zona hijau,” jelas Camat Banyuwangi, M. Lutfi, Kamis (4/3/2021).

Meski demikian, pihaknya terus berupaya untuk melakukan penegakan protokol kesehatan Covid 19 di wilayahnya. Termasuk meningkatkan kedisiplinan warga agar dapat mencegah penyebaran Covid 19.

“Bersamaan dengan mulai dimulainya pembelajaran tatap muka di sekolah, dan menggeliatnya kembali pertumbuhan sektor kreatif masyarakat guna pemulihan ekonomi maka, kami membentuk Satgas Pencegahan disiplin protokol kesehatan, dengan gerakan berani menegur masyarakat yang telah melanggar protokol kesehatan,” ungkapnya.

Hingga saat ini, hampir seluruh sekolah di Kecamatan Banyuwangi telah melakukan PTM. Rinciannya, SD sebanyak 39 sekolah, SMP 11 sekolah, SMA 5 sekolah.

“Sedangkan kegiatan masyarakat yang melakukan hajatan dan kegiatan lainnya sebanyak 364 kegiatan. Ke depan kita juga akan menata usaha pemulihan ekonomi masyarakat dengan dibukanya kembali pusat perbelanjaan, kuliner. Kemudian bersama para ulama dam muslimat kita juga akan menata kegiatan selama ramadhan seperti takjil ramadhan, pasar ramadhan, dan tarawih ibadah,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas menyambut baik dukungan dari perangkat di bawahnya dalam ikut serta mencegah penyebaran COVID-19. Ipuk menyebut, perlu adanya kerjasama antar berbagai pihak untuk mencegah, termasuk bekerja untuk segera memulihkan ekonomi masyarakat.

“Teman-teman yang ada di kecamatan Banyuwangi memiliki tekad bersama untuk mengurangi angka Covid 19. Penegakan protokol kesehatan di Kecamatan Banyuwangi bisa berjalan dengan baik ini tentu berkat kesadaran dari masyarakat untuk sama-sama saling menjaga,” kata Ipuk.

Harapannya, lanjut Ipuk, kegiatan yang dilaksanakan di Kecamatan Banyuwangi bisa menjadi contoh atau setidaknya dapat dilakukan di wilayah lain. Sehingga, Banyuwangi dapat segera terhindar dari virus ini.

“Kita selalu mengimbau untuk disiplin dengan baik, saling mengingatkan agar ini bisa segera berakhir dan masyarakat juga tetap terjaga dan terhindar dari Cobid 19,”

“Tapi harapan kita, dimana mereka tinggal ini juga harus disebarkan informasi tentang cara-cara seperti ini nantinya juga mungkin bisa terus ditingkatkan dan kecamatan-kecamatan lain, juga bisa melakukan hal yang sama. Karena memang Banyuwangi juga masih perlu banyak bekerja keras mengurangi angka Covid 19 dan apalagi sekarang kita sudah mendekati bulan puasa nanti ada tarawih ya,” pungkasnya.

Data penyebaran Covid 19 di Banyuwangi secara keseluruhan per tanggal 3/3/2021 mencapai 5436 kasus. Di antaranya, 108 orang dirawat, 4810 sembuh, 518 meninggal dan 31 suspect. [rin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim Foto

Air Terjun Telunjuk Raung

Foto-foto Longsor di Ngetos Nganjuk