Pendidikan & Kesehatan

Bantu Teman Terdampak, Mahasiswa UK Petra ‘Saweran’ Rp 20 Ribuan

Surabaya (beritajatim.com) – Selama pandemi Covid-19, UK Petra terus memperhatikan kondisi mahasiswanya terutama bagi mereka yang terdampak. Pihak Kampus pun melakukan cukup banyak upaya termasuk kerjasama beasiswa dan bantuan dari perusahaan maupun donasi dari para alumni untuk mahasiswa terdampak melalui I-care UKP.

Menariknya, tidak hanya pihak Rektorat kampus yang berupaya memperjuangkan keberlangsungan kuliah para mahasiswa yang terdampak Covid-19. Mahasiswa lainnya juga berbondong bondong ikut membantu teman-temannya sesama mahasiswa (yang terdampak, red) dengan gerakan #20ribuuntuksesama.

Gerakan yang dinamakan ‘Gerakan Dana Kolaborasi Dari dan Untuk Mahasiswa’ ini merupakan donasi dari mahasiswa ke mahasiswa, yakni mendonasikan sejumlah Rp 20 ribu atau sama dengan satu kali biaya makan siang. kegiatan ini diusung oleh mahasiswa UK Petra dalam rangka memperingati hari lahirnya Lembaga Kemahasiswaan-Keluarga Besar Mahasiswa (LK-KBM) UK Petra 2020.

“Mengambil tema Collaborate to Elevate, dalam rangka memperingati 20 tahun kongres mahasiswa maka kami tergerak membantu realita di kampus sendiri dengan membantu mahasiswa yang terancam tidak bisa meneruskan kuliah karena kondisi ekonomi di masa pandemi. Mahasiswa itu tidak boleh tutup mata akan keadaan sekitar. Berbagai dan saling support tidak membuat kita kekurangan,” urai Bryan Elmer Cahyadi selaku ketua HUT LK-KBM 2020, Kamis (19/11/2020).

Selain itu, berbagai kegiatan digelar, diantaranya lomba fotografi, E-visual poster dan kegiatan utamanya menggalang dana kolaborasi tersebut. Kolaborasi dari berbagai LK ini melibatkan diantaranya BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa), 3 BPMF (Badan Perwakilan Mahasiswa Fakultas), 1 MPM (Majelis Perwakilan Mahasiswa), 1 PERSMA (Pers Mahasiswa) dan 20 HIMA (Himpunan Mahasiswa).

Tiap LK dapat memberikan donasinya minimal Rp 20 ribu. Perhitungan ini dapat dilihat secara transparan dengan mengakses http://bem.petra.ac.id/hut_lkkbm/main/. “Minimal donasi sebesar Rp 20.000 ini dikarenakan biasanya itu adalah ongkos makan siang satu kali makan mahasiswa. Dengan filosofi cukup keluarkan uang sejumlah makan siang saja maka kita dapat membantu teman sekitar kita,” urai Bryan.

Target yang ingin dicapai sejumlah Rp 48 juta dan hingga kini (Kamis 19 November, pukul 13.00 WIB) sudah mencapai sebesar Rp 35.751.600 dan masih akan terus bergerak angkanya.

Sementara itu Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan UK Petra, Arja Sadjiarto, mengungkapkan rasa bangganya pada para mahasiswa LK UK Petra. Arja mengungkapkan gerakan ini mempunyai dua semangat yaitu kolaborasi dan kepedulian.

Dengan didukung semua LK artinya mereka belajar bekerjasama sekaligus menambah keakraban sehingga hal ini dapat diaplikasikan ke dalam dunia kerja meskipun dalam format daring. Tak hanya itu, kondisi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) ini tak ubahnya membuat mahasiswa menjadi merasa sendiri.

“Kegiatan ini mengajak mahasiswa tetap merasa sebagai bagian dari keluarga yang peduli harapannya bisa membuat mahasiswa tetap stay positive. Selain itu hal yang kecil ternyata bisa menjadi besar jika dilakukan bersama-sama,” tutup Arja. [adg/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar