Pendidikan & Kesehatan

Bantu Atasi Dampak Covid-19, Ubaya Kembangkan Produk Rotan Bersama UKM

Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Surabaya (Ubaya) mengambil peran dalam mengatasi dampak pandemi Covid-19 di sektor ekonomi mikro, yakni dengan pelatihan kepada para pengelola Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Tim Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) Ubaya melalui hibah dari Kemeristekdikti atau BRIN gelar pelatihan produksi kepada UD Delima Jaya di Desa Catak Gayam Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang selama satu minggu pada 6-11 Juli 2020.

UD Delima Jaya sebagai mitra binaan Ubaya merupakan UKM pengrajin mebel dan kayu kreatif. Peserta yang ikut terlibat dalam pelatihan berjumlah 10 orang yang terdiri dari pekerja dan ibu-ibu Desa Catak Gayam. UKM mitra binaan Ubaya ini melihat peluang untuk mengembangkan produk baru dari kombinasi kayu dan rotan. Oleh karena itu, tim PPUD Ubaya mendatangkan dua instruktur dari Malang guna memberikan pelatihan produksi kepada peserta.

“Keterlibatan ibu-ibu nantinya akan menjadi mitra kerja dalam produksi, khususnya dalam penganyaman rotan. Para peserta tampak begitu cepat menguasai teknik menganyam rotan dengan langsung berpraktik membuat produk,” ungkap Gunawan, selaku Ketua Tim PPUD Ubaya.

Dosen Fakultas Teknik Universitas Surabaya (Ubaya) memaparkan jika setiap kegiatan pengembangan kemampuan pada mitra seperti pelatihan harus dipastikan sesuai dengan kebutuhan mitra dan permintaan pasar terhadap produk. Salah satu contohnya adalah pelatihan produk kreatif kombinasi kayu rotan ini. Nur Fauziah, S.E., sebagai pengelola UD Delima Jaya menyampaikan bahwa produk-produk rotan yang dibuat selama pelatihan telah terjual.

“Satu set kursi rotan ini telah terjual pada seorang pembeli dari Blitar. Dalam pelatihan ini, Tim PPPUD juga ikut mendampingi dalam pemilihan dan pengadaan teknologi untuk proses produksi dengan rotan,” sambungnya.

Tim PPPUD Ubaya merupakan program multidisiplin yang terdiri dari anggota lintas disiplin ilmu yaitu Dr. Dudi Anandya, S.T., M.Si. selaku Dosen Fakultas Bisnis dan Ekonomika Ubaya dan Guguh Sujatmiko, S.T., M.Ds. selaku Dosen Fakultas Industri Kreatif (FIK) Ubaya.

Keterlibatan ibu-ibu di Desa Catak Gayam dalam pelatihan dan menjadi mitra berproduksi yang berhasil menghasilkan produk diapresiasi oleh Utomo, S.S. selaku Manajer Administrasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Ubaya. “Meskipun di tengah pandemi Covid-19, ini adalah salah satu bentuk konkret dari upaya kreatif tim PPUD agar UKM binaannya bisa bangkit dan tetap berproduksi selama masa transisi new normal,” tutup Utomo. [adg/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar