Pendidikan & Kesehatan

Balai Kota Malang dan Stasiun Disterilisasi dari Covid-19

Penyemprotan desinfektan untuk hindari virus corona Covid-19 di Balai Kota Malang.

Malang (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Malang bersiaga dengan pandemi virus corona Covid-19. Apalagi diketahui, RSSA Kota Malang merawat pasien positif Covid-19. Mereka adalah pasien 07 dan mendiang pasien 08.

Sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19, sterilisasi dilakukan Pemkot Malang di Balai Kota Malang dan Stasiun Malang. Dipimpin Wali Kota Sutiaji dan wakilnya Sofyan Edi, setiap sudut-sudut Balai Kota di semprot disinfektan atau cairan antikuman.

Sterilisasi ini dilakukan bersama BPBD Kota Malang. Area-area yang biasa dijangkau ASN di Balai Kota disemprot cairan tersebut. Dikatakan Sutijai, sterilisasi ini sebagai bagian dari pemerintah daerah dalam menanggulangi penyebaran Covid-19.

“Hari ini kita lakukan penyemprotan disinfektan sebagai bagian dari protokol kesehatan. Sterilisasi ini harus terus dilakukan. Terutama ruang publik,” kata Sutiaji, Kamis (19/3/2020).

Setelah Balai Kota, tim bergerak menuju Stasiun Malang. Disini sterilisasi dilakukan mulai dari pintu masuk, berlanjut ke loket, tempat duduk penumpang, hingga ruang tunggu di Stasiun Malang.

Lorong-lorong dan pagar yang ada di Stasiun tak luput dari penyemprotan cairan antikuman. Memang area-area inilah yang sering dijangkau oleh petugas stasiun dan penumpang kereta api. “Selanjutnya area yang memang dinilai resisten bagi masyarakat akan disemprot disinfektan,” tandasnya. [luc/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar