Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Badrut Tamam: Proses Vaksinasi di Pamekasan Sungguh Sangat Berat

Bupati Pamekasan, Badrut Tamam bersama Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat meninjau Vaksinasi Massal Sekolah Tangguh di Gedung Pemuda, Jl Kabupaten 120 Pamekasan, Minggu (24/10/2021).

Pamekasan (beritajatim.com)Bupati Pamekasan, Badrut Tamam menyampaikan proses vaksinasi di daerah yang dipimpinnya relatif lebih berat karena adanya dinamika sosial yang muncul di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan saat mendampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat melakukan monitor Vaksinasi Covid-19 dalam rangka Sekolah Tangguh yang dipusatkan di Gedung Pemuda, Jl Kabupaten 120 Pamekasan, Minggu (24/10/2021) kemarin.

“Vaksinasi di kabupaten Pamekasan sungguh sangat berat, karena ada beberapa dinamika sosial yang harus kita jaga. Tapi kita tetap akan selalu berikhtiar sekuat tenaga untuk bisa mengedukasi masyarakat,” kata Bupati Badrut Tamam.

Bahkan untuk memaksimalkan proses vaksinasi, pihaknya juga menggandeng sekolah negeri untuk ikut serta mensukseskan program pemerintah melalui gagasan program Sekolah Tangguh. “Untuk sekolah negeri, mulai dari SMP hingga SMA dan SMK, proses vaksinasi sudah mencapai angka sekitar 30 persen,” ungkapnya.

“Untuk sekolah swasta dikelola yayasan dan lembaga pendidikan di luar RDKK, sehingga kita terus melakukan ikhtiar sekuat tenaga untuk bisa mengedukasi sekaligus dapat memberikan pemahaman yang sama tentang kegunaan vaksin. Salah satunya menjaga daya tahan tubuh atau herd immunity,” imbuhnya.

Dari itu pihaknya mengajak semua pihak untuk bersama dan bergandengan tangan mensukseskan program vaksinasi, khususnya di kabupaten Pamekasan. “Alhamdullah, surat vaksin yang kita keluarkan itu orang yang benar-benar divaksin,” tegasnya.

“Artinya bahwa orang yang sudah divaksin tentunya punya surat (keterangan vaksin), sebaliknya jika tidak divaksin tentunya tidak punya surat,” punykas bupati muda yang familiar disapa Mas Tamam.

Sebelumnya Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan lima syarat dan tolak ukur keberhasilan proses vaksinasi. Meliputi keterlibatan unsur pemerintah, media, society (masyarakat), Perguruan Tinggi, dan private sector. [pin/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar