Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Awal Tahun Ini, PTM Ditiadakan di Semua Jenjang Pendidikan di Ponorogo

Kepala Dindik Ponorogo Endang Retno Wulandari. (Foto/dok.beritajatim.com)

Ponorogo (beritajatim.com) – Memasuki semester genap yang terhitung hari ini (4/1), Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) ke semua jenjang pendidikan. Mulai dari TK, SD dan SMP.

“Awal tahun ini, semua jenjang pendidikan, kami berlakukan PJJ dulu,” kata Kepala Dindik Ponorogo Endang Retno Wulandari, Senin (4/1/2020).

Keputusan pelaksanaan PJJ itu, kata Retno merupakan tindak lanjut dari surat edaran (SE) tentang penerapan protokol kesehatan pada kegiatan bidang pendidikan, kebudayaan dan kepariwisataan di Kabupaten Ponorogo. Surat edaran Nomor : 713/3558/ 405.01.3/2020 itu menyebut bahwa kegiatan belajar secara tatap muka pada tingkat SMP, SD, PAUD dan sederajat untuk sementara ditiadakan atau dilakukan secara daring. Hal itu juga berlaku pada sekolah dibawah naungan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan Kantor Kementrian Agama di Ponorogo. “Hampir semua daerah juga belum PTM. Sebab kondisi Covid-19 ini meningkat luar biasa jumlahnya,” katanya.

Hasil rapat dengan tim satgas penanggulangan Covid-19 Ponorogo, Retno menyebut jika pelaksanaan PJJ ini akan dilakukan evaluasi pada tanggal 10 Januari nanti. Sebab, baik Dindik, Cabdindik Jatim dan Kemenag meminta tim satgas untuk memperbolehkan PTM. Meski itu hanya 40-50 persen yang masuk, dan tentu dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Meski dalam PTM, siswa hanya masuk seminggi sekali, namun kata Retno itu sangat penting bagi siswa dalam memahami materi pembelajaran. Selain itu, meski tidak semua, mayoritas orang tua siswa juga menginginkan pembelajaran PTM tersebut. “Kami sampaikan berbagai alasan untuk dilakukan PTM, namun tim satgas tetap ingin menunda dulu PTM tersebut. Alasannya, ya jumlah kasus Covid-19 di Ponorogo meningkat,” pungkasnya. (end/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar