Pendidikan & Kesehatan

Awal Ramadan, Penderita Covid-19 di Kabupaten Malang Bertambah

foto/ilustrasi

Malang (breritajatim.com) – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Malang bertambah 3 kasus. Sebelumnya pada Kamis (23/4/2020) jumlah kasus ada 20 orang. Namun hingga Jumat (24/4/2020) malam ini, menjadi 23 kasus atau 23 orang positif terjangkit corona.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penambahan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 berasal dari wilayah Singosari. Salah satunya mengalami sakit sesak nafas dan melakukan pemeriksaan ke Rumah Sakit di sekitar rumah pasien itu.

Akan tetapi, setelah mendapat perawatan selama 10 Hari tidak ada perubahan, maka pasien dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, dan di lakukan swab tes. Ketika hasil swab tes belum keluar, yang bersangkutan sudah boleh pulang pada Selasa (21/4/2020).

Hanya saja, pada Kamis (23/4/2020), sekitar pukul pukul 17.00 WIB, hasil tes swab baru diumumkan, dan pasien dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Pasien itu sudah masuk dalam daftar PDP.

Koordinator Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Malang, Bambang Istiawan membenarkan. Ketiga pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut berasal dari wilayah Singosari. “Benar, ketiga pasien tersebut berasal dari wilayah Singosari. Saat ini mereka diisolasi di rumah,” paparnya, Jumat (24/4/2020).

Sebelumnya, Bupati Malang HM Sanusi menyebutkan, semua daerah di wilayah Kabupaten Malang saat ini rentan menjadi zona merah penyebaran Covid-19.

Berdasarkan data yang dihimpun dari laman Twitter @JatimPemprov, yang merupakan akun resmi milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur, di Kabupaten Malang total kasus terkonfirmasi positif terpapar Covid-19 sebelumnya ada 20 kasus, dan saat ini menjadi 23 kasus. Rinciannya, 6 orang dinyatakan sembuh, 1 orang telah meninggal dunia, dan sisanya 16 orang kini masih menjalani perawatan, baik isolasi rumah, maupun karantina di rumah sakit.

Sedangkan, dari laman satgascovid19.malangkab.go.id, warga Kabupaten Malang yang berstatus ODP berjumlah 318 orang, dengan rincian 100 orang dalam pantauan, 30 orang dalam perawatan, dan 186 orang dinyatakan sembuh, serta 2 orang meninggal dunia.

Sementara, untuk warga yang berstatus PDP saat ini ada 134 orang, rinciannya, 40 orang dalam perawatan di Rumah Sakit (RS), 17 orang dirawat di rumah, 70 orang sembuh, dan 7 orang meninggal dunia. [yog/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar