Pendidikan & Kesehatan

Atasi Kebosanan Pandemi, Daycare dan SD Barunawati Adakan Parenting Dongeng Anak

Surabaya (beritajatim.com) – Masa pandemi Covid-19 bagi para siswa dan orang tua memiliki tantangan tersendiri. Tantangan itu adalah melawan rasa kebosanan setelah sekian lama tidak ada aktivitas sekolah tatap muka.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Yayasan Barunawati Biru Surabaya melalui Daycare, KB, TK, dan SD Barunawati selalu berinovasi untuk memberikan metode pendidikan terbaik bagi siswanya. Salah satunya, melalui kegiatan parenting Dongeng Anak dan Tips Eksklusif dengan mengangkat tema Stres Anak dan Stres Orang Tua.

Direktur Pendidikan dan Pengajaran Yayasan Barunawati Biru Surabaya Novarina Nurul K S.Pd. M.M mengatakan, kegiatan parenting kali ini dalam rangka memperingati hari pohon sedunia.

“Dengan kegiatan mendongeng kami berharap anak-anak tergugah untuk bisa mencintai lingkungannya,” jelasnya saat ditemui, Sabtu (21/11/2020).

Ia juga menjelaskan, kegiatan yang digelar secara daring ini merupakan kegiatan yang berkesinambungan yang digelar oleh yayasan setiap bulan. Tak hanya melibatkan para siswa, tapi juga bersama dengan orang tua siswa.

“Jadi disini yang belajar bukan hanya siswanya, tapi orang tua pun kita edukasi untuk bercerita yang menyenangkan bagi anak-anaknya,” ungkapnya.

Kepala Daycare, KB, TK Barunawati Ninah Sakinah, S.Pd menjelaskan, para guru di Barunawati selalu memberikan materi pembelajaran yang interaktif dan menarik selama masa belajar dari rumah.

Tujuannya, agar anak-anak tetap dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar meskipun digelar secara daring.

“Salah satunya materi disampaikan via youtube, kemudian ada juga video yang kami upload di google link dan di share ke anak-anak,” jelasnya.

Senada, Kepala Sekolah SD Barunawati pun mengungkapkan, dengan adanya kegiatan semacam ini, mampu mengurangi.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan parenting dengan judul stres anak stres orang tua ini bisa jadi solusi menghadapi kejenuhan anak, kejenuhan orang tua dan guru,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang wali murid Titik Radiati yang mengikuti kegiatan ini mengaku sangat senang dengan adanya kegiatan semacam ini.

“Apalagi ini kan ada dongeng, jadi senang anak-anak karena udah lama kan ini anak-anak sudah nggak masuk sekolah, jadi ini juga menjadi pelepas rindu dengan teman-temannya,” katanya. [adg/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar