Pendidikan & Kesehatan

Antisipatif, KSR PMI Pamekasan Gelar Aksi Donor Darah

Pamekasan (beritajatim.com) – Sejumlah personil Korp Sukarelawan (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, melakukan aksi donor darah guna mengantisipasi stok keterbatasan kantong darah di masa pencegahan Virus Corona alias Covid-19.

Hal itu dilakukan menyusul adanya surat imbauan dari PMI Pamekasan Nomor 12/02.06.09/UMUM/III/2020 tentang Himbauan Membawa Donor Pengganti, Senin (16/3/2020) kemarin. Namun pendonor dari keluarga pasien sebagian tidak memenuhi syarat sebagai pendonor.

“Sebenarnya kegiatan donor darah menang rutin dilakukan rekan-rekan KSR, namun kali ini dilakukan sebagai upaya antisipatif terhadap kekosongan darah di PMI. Apalagi aksi donor darah yang sudah terjadwal gagal terealisasi,” kata Kepala Markas PMI Pamekasan, Yulianto Priyanto, Rabu (18/3/2020).

Dari itu pihaknya berharap aksi donor darah tersebut dapat memberikan manfaat bagi orang banyak, khususnya bagi pasien yang membutuhkan. “Komitmen kami tidak jenuh membantu sesama, sebab setetes darah dapat menyelamatkan banyak nyawa. Kita sehat mereka terselamatkan,” ungkapnya.

Sebelumnya Kepala Unit Tranfusi Darah (UTD) PMI Pamekasan, Achmad Syafirullah menegaskan komitmennya untuk memaksimalkan berbagai potensi untuk menyiapkan ketersediaan stok kantong darah di unit yang dipimpinnya. Bahkan upaya jemput bola juga menjadi agenda prioritas di masa seperti saat ini.

Tidak hanya itu, pihaknya juga tidak hanya berdiam diri dan menunggu keluarga pasien untuk melakukan aksi sosial donor darah. Namun mereka tetap melakukan jemput bola semaksimal mungkin, apalagi saat ini pihaknya juga sudah membatalkan sejumlah kegiatan yang sudah terjadwal.

Seperti diketahui, PMI Pamekasan mengeluarkan himbauan bagi keluarga pasien yang membutuhkan darah agar membawa pendonor darah pengganti sebagai langkah antisipatif atas penyebaran virus corona alias Covid-19, khususnya di kabupaten Pamekasan.

Hal tersebut sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Gubernur Provinsi Jawa Timur, Nomor 443/4146/201.3/2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan Covid-19 di Jawa Timur, serta Surat Edaran Bupati Pamekasan Nomor 443.32/122/432.302/2020 tentang hal serupa.

Bahkan surat himbauan tersebut juga baru akan berakhir jika ada pemberitahuan lebih lanjut, khususnya dari instansi terkait. Apalagi saat ini masyarakat juga dihimbau untuk melakukan berbagai kegiatan sosial yang melibatkan banyak massa. [pin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar