Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Antisipasi Virus Varian Baru, Pemkab Pasuruan Kolaborasi dengan Polres

Pasuruan (beritajatim.com) – Mengantisipasi dan mewaspadai penyebaran virus Covid-19 varian Delta Plus A.Y.12 di masyarakat, Pemerintah Kabupaten Pasuruan siap berkolaborasi, memberikan dukungan penuh kepada Polres Pasuruan. Diantaranya dengan mengoptimalkan pelaksanaan operasi yustisi secara bersama-sama, bersinergi dengan Polres Pasuruan dan Kodim 0819 Pasuruan.

Dukungan lainnya diwujudkan dalam beragam kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan perluasan cakupan vaksinasi kolaborasi. Seperti halnya yang saat ini kian dimaksimalkan frekuensi pelaksanaannya.

Hal itu juga yang diisyaratkan Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron pada saat hadir dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Semeru Tahun 2021 yang diadakan di halaman Polres Pasuruan hari ini, Senin (15/11).

Bahwa hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan semakin intens melakukan upaya percepatan vaksinasi kolaborasi dengan sistem jemput bola. Dalam pelaksanaannya, vaksinasi dilakukan secara estafet dan kontinyu di desa-desa yang tersebar di 24 Kecamatan. Baik sasaran masyarakat lanjut usia (lansia) maupun masyarakat umum.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Pasuruan juga tak henti-hentinya melakukan sosialisasi terkait disiplin protokol kesehatan agar tetap sehat di masa pandemi. Tujuannya tidak lain sebagai ikhtiar bersama untuk menekan potensi penyebaran Covid-19 di masyarakat. Sekaligus sebagai bentuk kewaspadaan terhadap varian virus Corona terbaru yaitu Delta Plus A.Y.12 yang penularannya lebih cepat dibandingkan dengan varian Covid-19 lainnya.

Hal itu sesuai dengan amanat Kapolda Jawa Timur yang disampaikan oleh Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendiz dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Semeru Tahun 2021 pagi tadi. Bahwa Polda Jatim beserta jajarannya melaksanakan Operasi Zebra Semeru 2021 dengan mengedepankan kegiatan edukatif, persuasif serta humanis guna memutus penyebaran virus Covid-19.

“Operasi Zebra ini akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 15 sampai 28 November 2021. Sasarannya, masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan dan yang tidak disiplin dalam berlalu lintas. Juga sosialisasi pembatasan mobilitas masyarakat menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2022,” tandas Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendiz.

Disampaikannya, Operasi Zebra diharapkan mendukung kebijakan pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid-19. Sekaligus meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Tentunya dibarengi dengan kegiatan sosialisasi 5M dan 3T melalui peningkatan operasi yustisi dan perluasan cakupan vaksinasi.

“Agar Operasi Zebra sukses dilaksanakan, kegiatan edukasi masyarakat harus intens dilakukan, khususnya bagi kaum milineal sehingga dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Termasuk berkoordinasi secara intens dengan berbagai pihak dalam rangka kegiatan sosialisasi larangan mudik pembatasan mobilitas masyarakat menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2022, sehingga patuh dan taat terhadap kebijakan pemerintah,” ujarnya. (ada/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar