Pendidikan & Kesehatan

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Personil Gabungan Pamekasan Kembali Siaga

Pamekasan (beritajatim.com) – Personil gabungan lintas instansi di kabupaten Pamekasan, kembali disiagakan dalam rangka mengantisipasi sekaligus memutus rantai penyebaran Coronavirus Disiase 2019, khususnya di wilayah setempat.

Personil gabungan tersebut terdiri dari unsur TNI-Polri hingga sejumlah instansi di lingkungan Pemkab Pamekasan, di antaranya Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Pamekasan.

Selain itu juga tampak sejumlah personil dari lembaga samping, semisal Palang Merah Indonesia (PMI), sejumlah komunits Relawan Pamekasan, serta sejumlah instansi lainnya yang tergabung dalam Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pamekasan.

“Memang kita bersama Forkopimda bergerak cepat untuk melakukan berbagai langkah antisipatif, khususnya demi mmencegah penyebaran wabah virus corona di kabupaten Pamekasan,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, Rabu (9/6/2021).

Selain itu, pihaknya juga melaksanakan langkah cepat dengan kembali menerapkan portal buka tutup di beberapa akses atau pintu masuk di wilayah setempat. Salah satunya di Terminal Barang Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan.

Hal tersebut dilakukan seperti masa awa pandemi, yakni dengan cara melakukan pemeriksaan bagi orang yang baru masuk wilayah Pamekasan. “Langkah penyekatan orang yang masuk ke Pamekasan kembali kita lakukan sejak Minggu (6/6/2021) kemarin,” ungkapnya.

Bahkan dalam proses swab yang dilakukan terhadap 23 orang di lokasi penyekatan, terdapat tiga orang di antaranya dinyatakan positif Covid-19. “Memang ketiga orang yang dinyatakan positif (Covid-19) berdasar hasil swab bukan warga Pamekasan, namun kami harus tetap waspada atas pandemi ini,” jelasnya.

“Dari itu, kami koordinasikan dengan Tim Satgas (Penanganan) Covid-19 Pamekasan, sekaligus meminta agar ketiga orang yang dinyatakan positif segera ditindak lanjuti. Apalagi lonjakan pandemi di Madura juga membuat kami harus bekerja ekstra keras untuk memastikan warga Pamekasan tidak terpapar Covid-19,” tegasnya.

Berdasar update peta sebaran virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pamekasan, terdata sebanyak 1.172 orang dinyatakan positif. Meliputi 2 orang dalam tahap isolasi, 91 orang meninggal dunia, serta sebanyak 1.079 orang lainnya dinyatakan sembuh. [pin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar