Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Antisipasi Gelombang Covid 19, Nakes dan Relawan Banyuwangi Siap Berkolaborasi

Ket: Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat melepas 54 relawan penanganan Covid 19.

Banyuwangi (beritajatim.com) – Kasus Covid 19 di Banyuwangi hingga saat ini telah melandai. Hal ini membuat seluruh tenaga kesehatan di RSUD Blambangan, Banyuwangi yang ditempatkan untuk penanganan pasien Covid 19 kembali ke poli masing-masing.

Meski demikian, Plt. Direktur RSUD Blambangan Aisyiah Anggraeni menyebut, hal itu hanya situasinal. Para nakes akan kembali menempati posisi yang sama jika terjadi peningkatan kasus.

“Jika memang ada peningkatan kasus, SDM itu nantinya bisa mobile, dan akan kita fokuskan kepada penanganan Covid-19,” kata Aisyiah, Kamis (25/11/2021).

Bahkan, Aisyiah menyebut peluang bagi relawan yang turut bergabung menjadi garda terdepan penanganan Covid 19. Mereka bukan tidak mungkin mendapat kontrak baru.

“Tidak menutup kemungkinan kontrak bagi relawan akan diperpanjang apabila kinerjanya selama ini baik. Jumlah relawan saat sekitar 30 lebih,” ujarnya.

Sejauh ini semua layanan kesehatan di RSUD Blambangan tetap normal. Hanya saja protokol kesehatan tetap menjadi syarat wajib untuk beraktivitas.

“Sementara layanan tes PCR untuk di RSUD Blambangan dan RS Yasmin, masih belum bisa dilakukan, karena saat ini masih dalam proses pengurusan izin,” terangnya.

Tapi bagi warga yang akan melakukan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) bisa dilakukan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Lapkesda). (rin/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar