Pendidikan & Kesehatan

Angka Pasien Positif Covid-19 di Pamekasan Kembali Naik, 39 Orang MD

Pamekasan (beritajatim.com) – Angka kasus positif Coronavirus Disease 2019 di kabupaten Pamekasan, kembali naik khususnya pasca adanya tambahan sebanyak sembilan orang baru yang dinyatakan terinfeksi Covid-19.

Hal itu berdasar update sebaran virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pamekasan, Jum’at (27/11/2020). Di mana tambahan sembilan pasien positif baru membuat angka kasus pasien positif kembali naik, termasuk satu di antaranya meninggal dunia.

“Update hari ini kembali ada tambahan sembilan pasien positif baru, satu di antaranya meninggal dunia pada 26 November 2020 kemarin,” kata Juru Bicara Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pamekasan, Sigit Priyono.

Tambahan sembilan pasien baru tersebut masing-masing satu orang asal Batumarmar, yakni inisial N (36), tiga orang asal Pademawu, yakni C (47), I (54) dan S (47), serta satu orang asal Tlanakan inisial B (44), serta inisial A (39) asal Kecamatan Waru.

“Dari total sembilan pasien baru tersebut, satu pasien asal Kecamatan Pademawu, yakni inisial I (54) meninggal dunia pada 26 November kemarin. Sementara pasien baru lainnya harus menjalani proses isolasi,” sambung pria yang akrab disapa Pak Sigit.

Dengan tambahan tersebut, total update pasien positif Covid-19 di Pamekasan terdata sebanyak 417 orang. Meliputi sebanyak 35 orang dalam tahap isolasi, 39 orang meninggal dunia, serta sebanyak 343 orang dinyatakan sembuh pasca menjalani perawatan.

Sementara untuk status suspect terdata sebanyak 998 orang, meliputi sebanyak 28 orang dalam tahap pengawasan, sebanyak 64 orang meninggal dunia, serta sebanyak 906 orang lainnya dinyatakan selesai atau negatif Covid-19.

“Maka dari itu kami kembali mengajak sekaligus mengimbau masyarakat agar selalu waspada dengan tetap mempraktikkan sikap disiplin menerapkan protokol kesehatan, salah satunya dengan melakukan 3M, rajin mencuci tangan, selalu menggunakan masker dan selalu menjaga jarak,” imbaunya.

Ajakan tersebut bukan tanpa alasan, sebab pihaknya menilai sikap waspada dan selalu disiplin dianggap sebagai salah satu cara jitu memutus rantai penyebaran Covid-19. “Mari kita selalu bersama menerapkan sikap disiplin untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya. [pin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar