Pendidikan & Kesehatan

Angka Kematian Pasien Covid-19 Kota Malang Lebih Tinggi dari Nasional

Humas tim Satgas Covid-19 Pemerintah Kota Malang Husnul Muarif.

Malang (beritajatim.com) – Angka kematian pasien Covid-19 di Kota Malang lebih tinggi dari angka kematian nasional. Di Kota Malang angka kematian mencapai 8,1 persen sementara secara nasional berkisar 4 hingga 5 persen.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Malang, Husnul Muarif mengatakan hingga saat ini ada 59 pasien konfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia. Sementara secara keseluruhan sebanyak 778 warga Kota Malang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

“Lebih tinggi dari rata-rata nasional. Kalau rata-rata nasional itu kan antara 4 persen sampai 5 persen. Sampai saat ini angka kematian di Kota Malang sudah 8,1 persen,” ujar Husnul, Kamis, (6/8/2020).

Husnul Muarif mengungkapkan, usia pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia didominasi oleh usia di atas 50 tahun. Kebanyakan dari mereka meninggal dunia karena memiliki riwayat penyakit lain atau penyakit penyerta.

“Lebih banyak usia yang sudah 50 tahun ke atas. Jadi dari 59 konfirm yang meninggal itu semuanya mempunyai komorbid. Itu yang memperkuat kondisi pasien (meninggal) manakala terpapar Covid-19,” tandas Husnul.

Sementara itu data dari Satgas Covid-19 Kota Malang, sebanyak 778 orang dinyatakan positif Covid-19. 291 pasien dalam pemantauan, 428 pasien dinyatakan sembuh dan 59 pasien dinyatakan meninggal dunia. Jumlah ini mengalami kenaikan tajam dalam beberapa hari terakhir. Kota Malang sendiri masih berstatus zona merah penyebaran Covid-19. (luc/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar