Pendidikan & Kesehatan

Angka Kematian Pasien Covid-19 di Ponorogo Tembus 3 Digit

Salah satu pasien Covid-19 yang dikuburkan oleh tim pemusalaraan BPBD Ponorogo beberapa waktu yang lalu. (foto/dok.beritajatim.com)

Ponorogo (beritajatim.com) – Mematuhi protokol kesehatan dan menghindari kerumunan menjadi salah satu cara untuk terhindar dari virus corona. Ya, sejak bulan Maret 2020 lalu, pandemi Covid-19 belum ada tanda-tanda angkat kaki dari bumi reyog sampai sekarang. Penambahan kasus konfirmasi baru pun semakin menjadi memasuki awal tahun ini.

“Ada tambahan 23 kasus konfirmasi baru, sehingga total kasus pasien Covid-19 sampai saat ini mencapai 1.838 pasien,” kata Bupati Ipong Muchlissoni, Senin (25/1/2021).

Tambahan 23 kasus baru itu, terdiri dari 13 orang merupakan kasus kontak erat dengan pasien positif sebelumnya. Kemudian 9 orang dengan status suspek dengan gejala ringan sampai berat yang mengarah ke Covid-19. Sisanya satu orang melakukan pemeriksaan RDT Antibody reaktif dan setelah ditindaklanjuti dengan pemeriksaan PCR didapatkan hasil positif. “Jadi tambahan baru ini dari riwayat kontak erat kasus sebelumnya, pasien yang suspek dan rapid antigen mandiri,” katanya.

Selain penambahan kasus konfirmasi baru, Ipong juga menyebut juga ada 64 pasien yang sembuh. Mereka sudah dinyatakan sembuh dan telah menyelesaikan isolasi. Dengan tambahan itu, total pasien yang sembuh hingga saat ini mencapai 1.396 orang.

Ipong menambahkan, kasus pasien Covid-19 yang meninggal juga ada tambahan. Kali ini jumlahnya sudah mencapai tiga digit. Yakni 100 pasien Covid-19 yang meninggal. Jumlah tersebut, setelah ada tambahan satu perempuan berusia 52 tahun dengan alamat Kecamatan Kauman. “Pasien Covid-19 yang meninggal hingga saat ini menjadi 100 orang,”) pungkasnya.(end/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar