Pendidikan & Kesehatan

Alumni Unnar Bagikan Pengalaman Usaha Bidang Fashion

Surabaya (beritajatim.com) – Memulai usaha sendiri tentu tidak mudah. Banyak orang yang ragu atau takut saat akan memulai bisnis. Tapi hal itu tidak terjadi pada Desy Dwi Andiyani. Gadis yang baru saja lulus dari Program Studi Akuntansi Universitas Narotama (Unnar) Surabaya itu tidak ragu untuk memulai bisnis pertamanya.

“Saya itu suka sekali dengan dunia fashion, khususnya hijab. Sering belanja kebutuhan fashion dan hijab di toko offline maupun online. Sampai kemudian pada Juni 2020 terpikir untuk iseng-iseng jadi dropshipper produk hijab di salah satu situs belanja online,” cerita gadis kelahiran 1 Desember 1997 itu, Jumat (12/2/2021).

Dari situ, kecintaannya pada fashion dan hijab membuat Desy bersemangat untuk menjalankan usahanya sembari mencari pekerjaan pasca lulus dari Universitas Narotama Surabaya. “Di masa pandemi kan susah juga mencari pekerjaan, jadi waktu itu saya lanjutkan berjualan hijab online dan serius menjalankannya sampai sekarang saya sudah punya store hijab offline sendiri meskipun masih menjadi reseller,” kata Desy.

Selama menjalankan usahanya, Desy menerapkan ilmu Akuntansi yang ia dapatkan selama kuliah untuk mengatur keuangan. Awalnya, Desy sempat kesulitan dan tidak membedakan antara uang pribadi dan uang hasil usaha. Ia juga pernah kesulitan menghitung laba yang ia dapatkan setiap bulan.

“Saya sempat memakai uang hasil usaha untuk keperluan pribadi, sehingga keuangan berantakan. Jadi tidak ketemu hasil penjualan bulanannya berapa. Dari situ saya sedikit demi sedikit memperbaikinya dengan bekal ilmu Akuntansi yang saya miliki,” tutur dara lulusan SMAN 3 Pamekasan itu.

Desy pun sudah menggunakan rekening yang berbeda untuk pribadi dan usahanya, serta melakukan pencatatan sederhana untuk mengatur keuangan demi kemajuan bisnisnya. Selanjutnya, ia juga berharap bisa memiliki brand dan memproduksi hijab sendiri.

“Saya ingin sesegera mungkin bisa produksi sendiri, punya gudang produk sendiri, dan punya brand, sehingga bisa melegalkan usaha saya juga,” lanjutnya.

Ketika ditanya bagaimana bisa bersemangat dan fokus pada bisnisnya, Desy menjawab itu semua karena ia menjalankan bisnis pada bidang yang sesuai dengan passionnya, yaitu fashion dan hijab. “Sedikit tips untuk teman-teman yang ingin menjalankan bisnis adalah dengan mencari bidang yang sesuai passion. Apa yang kalian sukai. Jadi menjalankannya bisa semangat karena memang suka dengan apa yang dikerjakan,” katanya.

Pebisnis pemula, tambah Desy, juga harus berani mencoba dan menjauhkan pikiran dari kegagalan. “Mental pebisnis harus kuat. Jangan takut gagal, dan harus sabar. Karena sukses butuh proses dan perjuangan. Jadi harus tetap sabar dan semangat,” tutupnya. [adg/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar