Pendidikan & Kesehatan

Alhamdulillah.. Kasus Covid-19 di Gresik Telah Menurun

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) sedang meninjau tenda darurat di Puskesmas Kebomas

Gresik (beritajatim.com) – Kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Gresik ada penurunan. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) terus memberi semangat kepada para tenaga kesehatan (Nakes) yang sedang bertugas.

Di sela-sela peninjauan posko PPKM di Kecamatan Kebomas, orang nomor satu di Gresik itu mendatangi nakes. Saat datang di Puskesmas Kebomas, Gus Yani spontan menyambutnya. ‘Semangat yo, Mbak Nakes’ sambil tersenyum.

Usai menyapa Gus Yani masuk ke ruang pelayanan dan disambut oleh Kepala Puskesmas Kebomas dr Dyan Eka Puspitasari. Keduanya duduk di bangku berseberangan sambil membicarakan terkait perkembangan Covid-19 di Puskesmas Kebomas.

Sewaktu mendengar laporan, Gus Yani mengaku senang. Pasalnya, pasien covid yang menjalani perawatan ternyata kosong.

“Ini sudah bagus, sebab tren covid kita cenderung landai dan menurun, semoga segera normal,” ujarnya, Rabu (28/07/2021).

Penurunan itu, lanjut Gus Yani, juga terjadi Pondok Rehabilitasi Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos). Saat ini tinggal menyisakan 60 pasien dari total kapasitas 140 bed.

“Untuk tempat di Stadion Gejos, minggu depan kita ganti nama dari Pondok Rehabilitasi menjadi RS Lapangan. Mitigasi,” ujarnya.

Selain meninjau posko PPKM, Gus Yani juga mengevaluasi apa yang dibutuhkan masyarakat. Salah satunya yakni kebutuhan oksigen.

“Kita berikan pengisian oksigen secara gratis 24 jam. Tapi hubungi dulu call center posko,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kebomas dr Dyan Eka Puspitasari mengatakan, sudah tiga hari ini tenda darurat lancar tidak ada kendala. Malahan, Senin (26/7), merupakan pasien terakhir yang transit di tenda darurat.

“Ada pasien yang dipulangkan karena saturasi oksigennya membaik. Ada yang dirujuk ke rumah sakit. Rata-rata kami rujuk ke rumah sakit umum,” katanya.

Ia menambahkan, sejak dioperasikan tenda darurat yang dipasang di depan Puskesmas Kebomas sudah tidak ada pasien Covid-19.

“Sekarang pasiennya sudah kosong sejak dua hari lalu,” imbuhnya. [dny/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar