Pendidikan & Kesehatan

Alat Donasi dari BIN untuk Unair Mampu Murnikan Plasma Darah

Surabaya (beritajatim.com) – Badan Intelejen Nasional (BIN) telah melakukan kerjasama dalam bidang penelitian. BIN juga memberikan beberapa alat laboratorium mutakhir yang bisa digunakan untuk mempercepat penelitian terkait virus corona Covid-19.

Salah satu alat tersebut adalah FPLC. Alat ini merupakan alat pemurnian protein. Koordinator Produk Riset Covid-19 Universitas Airlangga Prof Ni Nyoman Tri Puspaningsih, mengungkapkan bahwa alat ini berguna untuk pemurnian plasma darah.

Diketahui saat ini salah satu upaya untuk penyembuhan pasien positif Covid-19 melalui penerimaan donor plasma darah dari pasien sembuh Covid-19. Namun plasma darah tidak bisa begitu saja di donorkan langsung kepada pasien positif Covid-19, plasma darah harus dimurnikan terlebih dahulu.

“Alat ini penting karena di plasma darah tidak bisa dimasukkan langsung kepada pasien. Karena di dalam plasma darah masih ada kotoran seperti ferritin, albumin dan zat besi, jadi plasma darah harus dimurnikan terlebih dahulu. Nah alat ini bisa memurnikan plasma darah jadi nanti anti bodinya lebih bersih sehingga bisa memberikan efek yang lebih baik kepada pasien,” ujar Prof Nyoman kepada beritajatim.com Sabtu (9/5/2020).

Dengan alat FPLC ini dapat dihasilkan plasma darah yang lebih murni dan bersih. Unair pun sebenarnya memiliki alat FPLC ini, tetapi levelnya tidak sebaik alat FPLC yang didapat dari donasi BIN tersebut.

“Di Unair ada tapi kan spesifikasinya berbeda-beda. Yang kami punya levelnya tidak bisa volumenya besar sehingga alat ini jauh lebih sophisticated dibandingkan alat-alat yang sebelumnya. Jadi sekarang kita miliki teknologi yang lebih mutakhir,” tukasnya. [adg/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar