Pendidikan & Kesehatan

Akhir Oktober yang Sibuk di SMP Al Falah Deltasari Sidoarjo

Sidoarjo (beritajatim.com) – SMP Al Falah Deltasari Sidoarjo menggelar tiga peringatan hari besar Nasional sekaligus. Tiga peringatan itu adalah Maulid Nabi, Sumpah Pemuda, dan Bulan Bahasa. Tiga hari besar Nasional itu sama-sama jatuh di bulan Oktober.

Peringatan Maulid Nabi diisi dengan lomba Tahfiz Alquran yang diikuti oleh satu siswa perwakilan dari 12 kelas. Sementara untuk peringatan Sumpah Pemuda digelar lomba Lettering dan Bullet Journal yang diikuti dua siswa dari perwakilan masing-masing kelas.

Sedangkan untuk peringatan Bulan Bahasa dihelat pemilihan 3 Duta Bahasa yaitu Duta Bahasa Indonesia, Duta Bahasa Jawa, Duta Bahasa Inggris dan Duta Bahasa Arab. Terakhir lomba Ranking Satu diikuti seluruh siswa kelas 7, 8, dan 9.

Pembukaan tiga peringatan itu dihelat di ballroom SMP Al Falah Deltasari pada Rabu (26/10/2022). Acara yang dimulai pukul 07.30 WIB itu diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran yang dilantunkan oleh Jasmine Risha kelas 8.2 dilanjutkan pembacaan sari tilawah oleh Galuh Ananta kelas 9.4.

Nabila Prue selaku ketua panitia dari siswa mengatakan, kegiatan lomba-lomba ini merupakan program OSIS. Program peringatan hari besar nasional ini merupakan program terakhir kepengurusan OSIS tahun ini.

Sementara itu, Kepala SMP Al Falah Deltasari Sidoarjo, Kusmanto dalam pembukaan acara mengatakan, tujuan memperingati Maulid Nabi, Sumpah Pemuda, dan Bulan Bahasa ini sebagai wujud syukur kita sebagai ummat Islam sekaligus wujud kebanggaan sebagai warga bangsa Indonesia. Peringatan ini juga untuk membaca peristiwa sejarah yang bisa diambil pelajaran.

Kusmanto memaparkan di bulan Oktober ada peristiwa besar yang menjadi tonggak bersatunya bangsa Indonesia. Peristiwa itu adalah sumpah pemuda tahun 1928 yang bisa diambil hikmah agar hidup kita lebih bermanfaat untuk masyarakat bangsa dan negara.

“Dulu kita masih dalam belenggu penjajahan Belanda dimana rakyat Indonesia tidak bisa bebas merdeka. Pada saat itu ada upaya untuk menyatukan bangsa dengan adanya ikrar sumpah pemuda. Dicetuskannya bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional menjadi alat yang mampu menyatukan bangsa dengan adanya alat komunikasi bersama,” papar Kusmanto.

Pelaksanaan lomba Tahfiz Alquran digelar di Musholla diikuti oleh 12 peserta. Keluar sebagai juara 1 putra Hafizhar kelas 9.1 dan juara 1 putri Amelia kelas 9.2. Lomba Lettering dihelat di perpustakaan dimana peserta diminta membuat seni menulis indah tulisan tangan teks sumpah pemuda. Keluar sebagai juara 1 putra Hasan kelas 9.1 dan juara 1 putri Farah Alissya kelas 9.2.

Sementara itu lomba Bullet Journal digelar di perpustakaan dimana para peserta membuat jurnal catatan sejarah yang ditempel di kertas karton dengan tema peristiwa sumpah pemuda. Keluar sebagai juara 1 putra Fizar kelas 9.1 dan juara 1 putri khairunnisa kelas 9.2. untuk lomba Ranking Satu juara 1 putra Rafa kelas 9.3 dan juara 1 putri Khansa kelas 9.2.

Dalam lomba pemilihan Duta Bahasa yang digelar di auditorium, terpilih Duta Bahasa Indonesia Khayla kelas 8.4, Duta Bahasa Inggris Gizelle kelas 7.2, Duta Bahasa Jawa Alif kelas 8.1, dan Duta Bahasa Arab Almira kelas 7.2. [but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar