Pendidikan & Kesehatan

Ahli Waris Pasien Covid-19 Batal Dapat Santunan dari Kemensos

Pemakaman pasien Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan. (Foto Dok Beritajatim.com)

norogo (beritajatim.com) – Para ahli waris pasien Covid-19 yang meninggal harus gigit jari. Pasalnya, janji dari kementerian Sosial yang akan menyantuni senilai Rp 15 juta, bagi ahli waris bagi pasien Covid-19 yang meninggal akhirnya tidak terealisasikan. Hal itu, setelah keluar surat bernomor 150/3.2/BS.01.02/02/2021 dari Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial RI.

“Jadi tanggal 18 Februari lalu, kami menerima surat dari Dirjen Lipjamsos Kemensos yang intinya santunan untuk ahli waris pasien Covid-19 yang meninggal dibatalkan,” kata Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Ponorogo, Supriyadi, Senin (22/2/2021).

Dalam surat tersebut, kata Supriyadi dibatalkannya santunan itu dikarenakan pada tahun anggaran 2021, tidak tersedia alokasi anggaran santunan korban meninggal karena Covid-19. Praktis 17 ahli waris yang sudah diusulkan ke Kemensos pada bulan September tahun lalu terancam batal.

“Surat itu menjelaskan jika usulan santunan untuk kematian karena Covid-19 tidak bisa disalurkan karena tidak dianggarkan,” katanya.

Mulai hari ini, kata Supriyadi, pihaknya alan segera mensosialisasikan kebijakan terbaru tersebut kepada ahli waris.

“Kami berharap seluruh ahli waris bisa memahami kondisi keuangan negara,” katanya.

Kementrian Sosial sebelumnya mengeluarkan kebijakan santunan terhadap ahli waris pasien Covid-19 yang meninggal. Ahli waris nantinya akan mendapatkan santunan sebesar Rp 15 juta. Hal tersebut berdasarkan Surat Edaran Kementerian Sosial RI Nomor 427/3.2/BS.01.02/06/2020, tentang Penanganan Perlindungan Sosial Bagi Korban Meninggal Dunia Akibat Covid-19. [end/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar